Senin, 25 Mei 2026

Pipa Air PDAM Bocor Memakan Korban Lakalantas

Administrator - Selasa, 16 Oktober 2018 15:40 WIB
Pipa Air PDAM Bocor Memakan Korban Lakalantas

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Akibat pipa milik PDAM Tirtanadi di KM 18,5 tepatnya di simpang Seruwei, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan yang bocor berbulan-bulan sedalam 20 cm lebih dan meluas hingga mencapai 50 meter lebih yang diduga tidak diperbaiki, akhirnya memakan korban kecelakaan lalulintas (Lakalantas).

Adapun korban nya adalah pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi bocornya pipa milik PDAM Tirtanadi masuk ke dalam lubang. Salah satu korbanya adalah oknum personel Polres Pelabuhan Belawan yang mengalami patah tangan.

Menurut salah seorang pemakai Jalan Protokol, warga Seruwai ini mengatakan bahwa Jalan tersebut sudah lama rusaknya akibat pipa PDAM yang berada didalam Jalan tersebut rusak parah .

Dalamnya lobang yang ditimbulkan pipa air tersebut sekitar 20 CM malahan lebih dan sudah banyak pemakai Jalan yang berjatuhan pada malam hari,” kata warga kepada wartawan yang enggan disebutkan identitasnya ini.

Sambung warga, lobang PDAM tersebut sudah banyak mengambil korban teruma dimalam hari.

“Harapan kami sebagai pemakai jalan, PDAM untuk segera memperbaiki pipa yang bocor, untuk pihak PLN untuk segera memperbaiki penerangan jalan. Selain itu, kepada Dinas Pekerjaan Umum segera perbaiki Jalan tersebut bila jalan ini tidak segera diperbaiki maka kami akan memblokir jalan ini,” ucap warga.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Pemasok Narkoba, Management Phantom : Tidak Benar Kami Menjual Narkoba
One Layer, Goodbye Discomfort: UNIQLO AIRism Innerwear Hadirkan Solusi Bebas Gerah untuk Aktivitas Sehari-hari
MTQ Ke 23 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Resmi Dibuka Bupati
Program “IM3 Pasti Simpel” Bikin Pelanggan Sumatra Pulang Bawa Motor Listrik
Dari THM Phantom KTV, Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Pemasok Narkoba
ESENSI HAJI: DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
komentar
beritaTerbaru