Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:
- Perang Belum Usai! Kabag Ops Polres Palas Minta Satgas Sikat Jaringan Narkoba Sampai Tuntas
- Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
- Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
Tapsel | Sumut24.co
Di bawah langit mendung yang menggantung lembut di atas hamparan persawahan hijau Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, terselip pemandangan yang menghangatkan hati, Kamis (26/02/2026).
Seorang prajurit TNI, dengan seragam loreng yang basah oleh air sawah, berdiri tegak di antara barisan padi muda. Ia bukan sedang bertugas dalam operasi tempur, melainkan menebar pupuk—menyemai harapan.
Dialah Pratu Abadi Sentosa HSB, anggota Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel, yang dengan tulus membantu Ibu Nur Hidayah memupuk tanaman padi miliknya di Lingkungan I, Kelurahan Sangkunur.
Tanpa alas kaki, Pratu Abadi melangkah perlahan di pematang sawah yang becek. Tangannya cekatan menaburkan pupuk ke setiap rumpun padi yang masih muda. Butiran pupuk yang jatuh ke air tak sekadar menyentuh tanah, tetapi seolah menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Di belakangnya, Ibu Nur Hidayah turut menyusuri petakan sawah dengan penuh semangat. Wajahnya yang teduh memancarkan rasa syukur. Bagi seorang petani, musim tanam adalah pertaruhan hidup. Dan ketika seorang prajurit datang membantu, beban itu terasa jauh lebih ringan.
Hamparan sawah yang membentang luas, dikelilingi perbukitan hijau dan nyiur yang melambai, menjadi saksi bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun harapan.
Di setiap langkah prajurit yang turun ke sawah, tersimpan pesan kuat: TNI hadir bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjaga denyut nadi kehidupan rakyat kecil.
"Kami ingin selalu dekat dengan masyarakat. Apa yang bisa kami bantu, akan kami lakukan," ujar salah satu anggota Satgas di sela kegiatan.
Kegiatan membantu memupuk padi ini mungkin terlihat sederhana. Namun di balik kesederhanaannya, tersimpan makna yang luar biasa. Setiap genggam pupuk yang ditebar adalah doa agar bulir-bulir padi kelak menguning sempurna.
Setiap keringat yang menetes adalah bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan nyata terasa hingga ke pelosok desa.
Program TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel memang dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menguatkan ketahanan pangan dan membantu warga dalam aktivitas sehari-hari.
Di Sangkunur, hari itu, sawah bukan sekadar lahan pertanian. Ia berubah menjadi panggung kebersamaan. Loreng hijau dan lumpur sawah menyatu tanpa sekat.
Dan di antara barisan padi yang perlahan tumbuh, tersimpan cerita tentang pengabdian tentang seorang prajurit yang memilih turun ke sawah demi memastikan rakyatnya tetap tersenyum.
Karena bagi Satgas TMMD, membantu warga bukan hanya tugas. Ia adalah panggilan jiwa.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News