Rabu, 15 April 2026

Panitia Seleksi Kepala Bapenda Medan Dinilai Abal-Abal, Nama Calon Terpilih Diduga Sudah Bocor

Administrator - Kamis, 07 Agustus 2025 12:12 WIB
Panitia Seleksi Kepala Bapenda Medan Dinilai Abal-Abal, Nama Calon Terpilih Diduga Sudah Bocor
Istimewa

​MEDAN - Proses seleksi terbuka untuk jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menuai sorotan tajam. Pasalnya, sebelum seleksi selesai, nama Agha Novrian disebut-sebut sudah ditetapkan sebagai calon terpilih, meskipun dinilai tidak memenuhi syarat.
​Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Kota Medan, Safrizal Elbatubara. Ia menyebut Panitia Seleksi (Pansel) Pemko Medan "abal-abal" dan tidak profesional.
​"Bagaimana ceritanya ini, orang yang tidak memenuhi syarat kenapa digadang-gadang lulus seleksi calon Kepala Bapenda Kota Medan si Agha Novrian itu," ujar Safrizal.
​Ia menyoroti salah satu syarat yang wajib dipenuhi calon Kepala Bapenda, yaitu memiliki pengalaman jabatan di bidang tugas yang terkait secara kumulatif minimal lima tahun. Menurut Safrizal, Agha Novrian tidak memenuhi kriteria tersebut.
​"Apa hebatnya dia itu?" tegas Safrizal, mempertanyakan alasan di balik dugaan kebocoran nama calon terpilih tersebut. Ia menuntut kejelasan dari Pemko Medan dan Pansel terkait proses seleksi yang dinilainya tidak transparan dan profesional. Hal ini dikhawatirkan dapat mencederai integritas dan kualitas tata kelola pemerintahan di Kota Medan.red

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Minim Transparansi, Anggaran Gebyar Pajak Sumut Rp28 M Didesak Audit Investigatif
Kepala Daerah Korup Tinggal Tunggu Waktu Diciduk KPK
Kepala OPD di Tulungagung Diduga Diperas, KPK: Ada yang Sampai Pinjam Uang
Kepala KPPN Sidikalang Menyerahkan Piagam Penghargaan Dari Kementerian Keuangan RI Kepada Bupati Pakpak Bharat
Soal Dugaan Persekongkolan Tender Pengadaan Internet di Bapendasu, Praktisi Dukung Masyarakat Lapor APH
Tender VPN Rp13,7 M Bapendasu Disorot, Dugaan Peran Rudi Hadian Siregar di Balik Persekongkolan Tender
komentar
beritaTerbaru