Minggu, 24 Mei 2026

Soal Judi Tembak Ikan di Bekas Swalayan Macan Yohan Yos Sudarso, AWI : Kapolsek Medan Barat Harus Transparan dan Jangan Alergi Wartawan

Administrator - Rabu, 30 Oktober 2024 23:47 WIB
Soal Judi Tembak Ikan di Bekas Swalayan Macan Yohan Yos Sudarso, AWI : Kapolsek Medan Barat Harus Transparan dan Jangan Alergi Wartawan
Sudarmanto
Medan |sumut24.co -

Baca Juga:

Adanya dugaan pemblokiran nomor ponsel wartawan yang dilakukan oknum Kapolsek seperti yang dilakukan Kapolsek Medan Barat, Polrestabes Medan, Kompol Anria Rosa Piliang SIK, sebagai pejabat publik hendaknya harus transparan dan jangan alergi kepada wartawan/insan pers saat di konfirmasi sesuatu hal.


Ungkapan itu dikatakan Ketua DPC Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kota Medan, Budi Hartono Sormin (Busor) kepada wartawan, Rabu (30/10/2924) saat diminta tanggapan terkait pemblokiran no ponsel oknum wartawan media Onlune berinisial DL ketika di konfirmasi soal keberadaan dugaan judi tembak ikan di bekas Swalayan Macan Yohan Jln Yos Sudarso, Medan.


"Apabila benar terjadi dugaan pemblokiran no wartawan yang menjalankan tugas pokok dan fungsi (tufoksi) sebagai jurnalis, tanpa disadari hal itu akan berdampak buruk bagi kinerja di instansi Polri dan tempatnya bertugas," ucap Budi Hartono Sormin sembari menyebutkan bahwa, bentuk upaya konfirmasi yang dilakukan juga termasuk bagian dari kebebasan informasi publik.


"Seharusnya seorang pejabat publik apalagi yang menjalankan program yang menggunakan anggaran pemerintah, menurut saya harus terbuka kepada publik," ucap Busor sapaan Budi Hartono Sormin Ketua DPC AWI Kota Medan.


Senagaimana di beritakan sebelumnya, Kapolsek Medan Barat, Polrestabes Medan, Kompol Rosa Piliang, memblokir nomor seorang oknum wartawan media online terbitan Medan diduga terkait konfirmasi adanya judi tembak ikan-ikan di bekas Swalayan Macan Yaohan (MY) yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.


Hal ini diketahui saat wartawan tersebut mengirimkan pesan singkat dan melakukan panggilan telepon melalui WhatsApp kepada Kapolsek Medan Barat, Kompol Anria Rosa Piliang. Dalam pesan singkat yang dikirimkan tersebut masuk, tapi hanya contreng satu.


Begitu juga saat ditelepon tersambung, tapi yang terlihat di layar telepon hanya tulisan memanggil, bukan berdering seperti biasa kalau kita menelepon seseorang melalui WhatsApp.


Sebelumnya, Kapolsek Medan Barat, Kompol Anria Rosa Piliang yang di konfirmasi terkait dugaan pemblokiran no WhatsApp oknum wartawan, Kompol Anria Rosa belum ada memberikan jawaban.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pengurus LP3KD Kota Medan Audiensi dengan Walikota Medan, Bahas Pelantikan Hingga Persiapan Pesparani
Pertamina Patra Niaga Jalin Sinergi dengan Kejagung RI, Perkuat Pengamanan Pembangunan Strategis Revitalisasi Terminal LPG di Medan
Rico Waas Berobat ke Luar Negeri Hak Konstitusional, Ketua Sopo Restorasi Bersatu, Antonius Tumanggor: Jangan Digiring ke Opini Negatif
Universitas Dharmawangsa Jajaki Kerja Sama dengan Pemko Tanjungbalai
Soal Pemberitaan Penganiayaan Berujung Maut di Desa Saragih, Irwan Sitanggang SH : Jangan Menggiring Opini yang Tidak Sesuai Fakta
Oknum Pimpinan Organisasi Wartawan Diduga Rusak Plang FORWAKA, Laporan Resmi Sudah Ada di Polres Asahan
komentar
beritaTerbaru