Stop Bakar Lahan! Rangkul OKP dan Ormas, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Serukan Perang terhadap Karhutla
Stop Bakar Lahan! Rangkul OKP dan Ormas, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Serukan Perang terhadap Karhutla
kota
Baca Juga:
- Wisuda UNPRI, Rektor Chrismis: Jangan Berhenti pada Gelar, Jadilah Lulusan Adaptif di Era AI
- Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
- DPC AWI Kota Medan Desak Polres Pelabuhan Belawan Bersihkan Lokasi Judi Mesin Tembak Ikan
Adanya dugaan pemblokiran nomor ponsel wartawan yang dilakukan oknum Kapolsek seperti yang dilakukan Kapolsek Medan Barat, Polrestabes Medan, Kompol Anria Rosa Piliang SIK, sebagai pejabat publik hendaknya harus transparan dan jangan alergi kepada wartawan/insan pers saat di konfirmasi sesuatu hal.
Ungkapan itu dikatakan Ketua DPC Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kota Medan, Budi Hartono Sormin (Busor) kepada wartawan, Rabu (30/10/2924) saat diminta tanggapan terkait pemblokiran no ponsel oknum wartawan media Onlune berinisial DL ketika di konfirmasi soal keberadaan dugaan judi tembak ikan di bekas Swalayan Macan Yohan Jln Yos Sudarso, Medan.
"Apabila benar terjadi dugaan pemblokiran no wartawan yang menjalankan tugas pokok dan fungsi (tufoksi) sebagai jurnalis, tanpa disadari hal itu akan berdampak buruk bagi kinerja di instansi Polri dan tempatnya bertugas," ucap Budi Hartono Sormin sembari menyebutkan bahwa, bentuk upaya konfirmasi yang dilakukan juga termasuk bagian dari kebebasan informasi publik.
"Seharusnya seorang pejabat publik apalagi yang menjalankan program yang menggunakan anggaran pemerintah, menurut saya harus terbuka kepada publik," ucap Busor sapaan Budi Hartono Sormin Ketua DPC AWI Kota Medan.
Senagaimana di beritakan sebelumnya, Kapolsek Medan Barat, Polrestabes Medan, Kompol Rosa Piliang, memblokir nomor seorang oknum wartawan media online terbitan Medan diduga terkait konfirmasi adanya judi tembak ikan-ikan di bekas Swalayan Macan Yaohan (MY) yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.
Hal ini diketahui saat wartawan tersebut mengirimkan pesan singkat dan melakukan panggilan telepon melalui WhatsApp kepada Kapolsek Medan Barat, Kompol Anria Rosa Piliang. Dalam pesan singkat yang dikirimkan tersebut masuk, tapi hanya contreng satu.
Begitu juga saat ditelepon tersambung, tapi yang terlihat di layar telepon hanya tulisan memanggil, bukan berdering seperti biasa kalau kita menelepon seseorang melalui WhatsApp.
Sebelumnya, Kapolsek Medan Barat, Kompol Anria Rosa Piliang yang di konfirmasi terkait dugaan pemblokiran no WhatsApp oknum wartawan, Kompol Anria Rosa belum ada memberikan jawaban.(W02)
Stop Bakar Lahan! Rangkul OKP dan Ormas, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Serukan Perang terhadap Karhutla
kota
Gerak Cepat Resmob Polres Padangsidimpuan, Pelaku Curat Dibekuk di Perkebunan Sawit Kampar
kota
Bongkar Kasus Pencurian Toko di Imam Bonjol, Resmob Polres Padangsidimpuan Amankan AHP alias Paet
News
Kapolsek Batang Toru Buka Suara soal Dugaan Penganiayaan &ldquoKami Bekerja Berdasarkan Bukti&rdquo
kota
sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes., mengingatkan para lulusan agar t
kota
sumut24.co ASAHAN, Bupati Kabupaten Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka pelaksanaan Festival Sungai Asahan ya
News
BANGUN SINERGITAS, DIR INTEL POLDA SUMUT SALURKAN SEMBAKO KE PB PENDAWA INDONESIA
kota
Sambut Peluncuran Koleksi Fall/Winter 2026, UNIQLO Hadirkan LifeWear Week di Indonesia Mulai 28 Agustus 2026Jakartasumut24.co Perusahaan ri
Umum
BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege
kota
MEDAN, SUMUT24.CO Rasa syukur dan bahagia disampaikan H. Subandi atas keberhasilan putranya, M. Daffa Verandy, S.H., M.Kn., yang telah menye
Umum