Rekayasa Lalu Lintas di Medan 29 April 2026, 18 Titik Jalan Ditutup Sementara
Rekayasa Lalu Lintas di Medan 29 April 2026, 18 Titik Jalan Ditutup Sementara
kota
Baca Juga:
Saat tiba di terminal Amplas, Menhub bersama Bobby Nasution langsung melihat Mastran BRT Mebidang (Medan,Binjai,Deli Serdang) dan melihat lokasi yang akan dijadikan sebagai Depo BRT. Disamping itu Menhub juga menyempatkan mengecek dan berbincang dengan awak bus yang akan berangkat.
Dikatakan Menhub, dirinya secara khusus datang ke Medan untuk melakukan evaluasi terhadap program -program perhubungan darat di kota Medan termasuk mengevaluasi pinjaman (Loan) dari Word Bank senilai Rp 1,8 Triliun untuk infrastruktur transportasi darat di kota Medan.
"Kita meninjau atau mengevaluasi Loan dari World bank sebanyak 1,8 triliun. Itu diberikan ke Medan dan Bandung, tadi dalam diskusi persiapan-persiapan sudah dilakukan. Dari total Rp 1,8 triliun tersebut, sebesar Rp 300 miliar digunakan untuk pembangunan depo dan sisanya untuk peningkatan infrastruktur seperti pedestrian, halte dan taman" , kata Menhub.
Menurutnya pembangunan Depo BRT Mebidang yang merupakan tempat pemberhentian akhir dari bis nantinya akan istimewa sebab di tempat Depo itu terdapat charging bis yang dapat memenuhi rencana Pemerintah merubah kendaraan konvensional menjadi Electric Vehicle (EV)," jelas Budi.
Menhub menambahkan nantinya setelah program pembangunan ini selesai, Kota Medan dan Bandung akan menjadi kota percontohan infrastruktur transportasi darat.
"Singkat kata bisa dikatakan ini jadi percontohan. Jadi Medan bisa menjadi percontohan infrastruktur transportasi darat Loan pemerintah," sebut Menhub.
Dijelaskan Budi, Stasiun (Terminal) Amplas adalah salah satu stasiun terbaik di Indonesia. Dirinya juga mendapatkan informasi bahwa terdapat peningkatan bus dan jumlah penumpang di terminal tersebut.
"Ini menunjukkan bahwa keputusan kita menjadikan Amplas sebagai terminal itu tepat. Kita tahu pergerakan antarkota di Sumut, Aceh, Riau itu banyak sekali. Kita pandang ini sebagai suatu kegiatan baik. Oleh karenanya saya apresiasi Dirjen Darat, Pak Wali Kota Medan yang selalu berkolaborasi," pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution berterimakasih kepada Kementerian Perhubungan yang menjadikan Kota Medan sebagai kota percontohan.
"Kami berterimakasih kepada Kemenhub yang menjadikan Kota Medan ini menjadi perhatian dari Kementerian Perhubungan dari beberapa program banyak yang masuk ke pemko Medan untuk masyarakat khususnya program transportasi darat BRT Mebidang", jelas Bobby Nasution.
Menurut Bobby Nasution, Pemko Medan tetap berkomitmen dan mendukung penuh agar seluruh proyek nasional yang ada di Kota Medan dapat terwujud. Sebagai bentuk dukungannya Bobby Nasution menyampaikan Pemko Medan siap memberikan lahan untuk pembangunan Depo BRT Mebidang.
"Sebagai bentuk dukungan Pemko Medan terhadap pembangunan infrastruktur transportasi darat yang ada di Kota Medan ini, kami akan siap memberikan lahan untuk pembangunan Depo BRT tersebut," Ujar Bobby Nasution. (rel)
Rekayasa Lalu Lintas di Medan 29 April 2026, 18 Titik Jalan Ditutup Sementara
kota
Upacara Hari Otonomi Daerah 2026 di Paluta Bupati Reski Basyah Harahap Sampaikan Enam Strategi Besar
News
Bupati Madina Saipullah Nasution Serukan Percepatan Pembangunan Saat Upacara Hari Otonomi Daerah 2026
kota
Bupati Saipullah Nasution Lepas Jemaah Haji, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 342 Jemaah Haji Madina
kota
Hari Otda 2026, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Serukan Kolaborasi Kuat Demi Indonesia Emas
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Restorative Justice Lebih Cepat, Humanis, dan Minim Konflik
kota
Bupati Gus Irawan Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah 2026, Tegaskan Arah Baru Pembangunan Tapsel
kota
Bangkit dari Pascabencana, Tapsel Sabet Juara II Nasional Penanganan Kemiskinan dan Stunting 2026
kota
Di Momen Musrenbang Sumut 2027, Mendagri Tito Karnavian dan Bupati Tapsel Gus Irawan Kompak Tancap Gas Pembangunan
kota
Wabup Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga Buka BKMT Angkola Selatan &ldquoGotong Royong Kekuatan Utama Daerah!&rdquo
kota