Rabu, 13 Mei 2026

Komisi I DPRD Medan Minta Polrestabes Medan Tangkap Pelaku Penyiraman Air Panas

Administrator - Selasa, 13 Februari 2024 16:41 WIB
Komisi I DPRD Medan Minta Polrestabes Medan Tangkap Pelaku Penyiraman Air Panas
Istimewa
Wakil Ketua Komisi I DPRD Medan, Abdul Rani
sumut24.co -Medan– Wakil Ketua Komisi I DPRD Medan, Abdul Rani SH meminta polrestabes medan untuk mengusut sampai tuntas kasuspenyiraman air panaskepada anak dibawah umur yang bernama Davin Pratama (10) warga perumnas mandala kota Medan.

"Saya meminta kepada polrestabes medan untuk menangkap pelaku penyiraman air panas kepada Davin Pratama," ucapnya, Selasa (13/02/2024).

Menurutnya, perlakuan yang dilakukan oleh karyawan warung kopi (Warkop) Sabena II ini merupakan penganiayaan. Seharusnya pelaku tersebut tidak melakukan hal sedemikian.

"Bisa dibicarakan baik – baik, tidak mesti kekerasan fisik. Dan apa lagi itu korban masih anak – anak. Saya minta polrestabes medan segera menangkap pelaku," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang bocah bernama David Pratama (10) disiram air panas saat berjualan kue kipang di dalam Warkop Sabena II, pada Jumat (02/02/2024) sekitar pukul 04.30. WIB subuh. Namun karyawan bernama Rahmat (Terlapor) melarang masuk korban. Tetapi korban memaksa untuk masuk dan tetap berjualan, dan tiba – tiba pelaku langsung menyiramkan air panas ke tubuh korban sehingga seluruh tubuh korban melepuh.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Jama Kita Purba mengatakan laporan tersebut telah diterima dan masih diproses. "Masih didalami," ucapnya.(R02)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Air Bersih Kini Mengalir di Masjid Al Hikmah Kalangan, Terima Kasih pun Mengalir Untuk PLN
Diduga Telantarkan Anak Istri, Ketua Bawaslu Labuhanbatu Dipolisikan
Kronologi Tahanan Polsek Air Batu Meninggal Dunia di Lapas Labuhan Ruku: Tak Ditemukan Tanda Kekerasan
8 Kali Masuk Penjara, Seorang Residivis Edarkan Sabu Tumbang Ditembak Polisi di Tembung
Ketika Air Masih Jadi Halaman Belakang, Kota Air Indonesia Terus Tertinggal
Diduga Dipaksa Buang Air Panas, 2 Karyawan PMKS Sadane Luka Berat, 1 Tewas
komentar
beritaTerbaru