Senin, 27 Juli 2026

Wagubsu: Perhatikan Persoalan Perempuan di Sumut

Administrator - Minggu, 03 Desember 2017 14:18 WIB
Wagubsu: Perhatikan Persoalan Perempuan di Sumut

MEDAN | SUMUT24 Wagubsu Dr Nurhajizah Marpaung mengharapkan Muhammadiyah sebagai organisasi solid dan konsisten, ikut memperhatikan persoalan yang dihadapi para perempuan khususnya yang ada di Sumatera Utara.

Baca Juga:

Seperti kita ketahui bahwa narkoba adalah musuh dari seluruh bangsa di dunia tanpa mengenal status, gender dan usia. Diceritakan Nurhajizah ketika berkunjung ke ke lembaga permasyarakatan Tanjung Gusta sebanyak 581 orang perempuan pada usia produktif denga kisaran usia 17-25 tahun menjadi penghuni lapas tersebut. Sebagian besar mereka terlibat kasus narkoba.

“Gejala ini umumnya terjadi di seluruh lembaga permasyarakatan yang ada di Sumatera Utara. Inilah salah satu beban Sumut yang terberat,” ujar Nurhajizah pada Resepsi Milad ke-105 Muhammadiyah, Sabtu Malam (2/12) di Garuda Plaza Hotel Medan.

Turut hadir Ketua Umum Muhammadiyah Pusat Haedar Nasir, Ketua PW Muhammadiyah Sumut, 25 Ketua pimpinan daerah Muhammadiyah se Sumatera Utara Rektor UMSU Agussani dan ratusan simpatisan Muhammadiyah.

Pada kesempatan itu Wagubsu mengharapkan Muhammadiyah untuk meningkatkan perannya, berpatisipasi aktif dalam meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Dia meyakini Muhammadiyah sejak dulu selalu mengutamakan bagaimana untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa. Khususnya kaum wanita, anak dan Sumatera Utara pada umumnya.

Selain itu Wagubsu juga mengajak Muhammadiyah agar ikut berperan aktif dalam proses pembangunan khususnya yang ada di Sumatera. “Agar pembangunan di Sumatera Utara berjalan secara keseluruhan dan berjalan secara tepat, cepat dan benar,” kata Nurhajizah.

Menjelang Pilkada yang akan berlangsung di Sumut dalam waktu dekat Wagubsu juga mengajak Muhammadiyah agar ikut mengawal jalannya pilkada nantinya khususnya di Sumatera Utara.

Ketua PW Muhammadiyah Sumut Hasyimsyah mengatakan bahwa acara resepsi Milad Muhammadiyah ke 105 juga telah dirangkaikan dengan berbagai kegiatan, diantaranya rapat pimpinan untuk menetapkan kebijakan strategis sesuai dengan keputusan Tanwir Muhammadiyah di Manado. Salah satunya akan membangun Gedung Muhammadiyah menjadi Mesjid dan Gedung Dakwah Muhammadiyah berlantai 9 yang diperkirakan biayanya menghabiskan 60 Miliar rupiah.

“Sudah disepakati bersama 25 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se Sumatera Utara. Mudah-mudahan tiga tahun kedepan sudah terealisasi pembangunannya,” sebut Hasyimsah.

Pada kesempatan itu Hasyimsyah juga Haedar Nashir mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan menjelang Pilkada khususnya di Sumatera Utara pada 2018 mendatang. Sebab, belakangan ini terjadi masalah dalam kehidupan kebangsaan sebagai imbas dari perpolitikan nasional.”Yakni ada nuansa saling membelah, pro pada calonnya masing-masing hingga terjadi perpecahan si masyarakat,” sebutnya.

Menurut Hasyimsyah, jika masalah-masalah tersebut tidak dikelola dengan baik, akan meretakkan kehidupan kebangsaan. Karena itu, kata dia, Muhammadiyah berkomitmen mengajak semua pihak untuk memiliki platform dalam sebuah format yang dapat merekatkan kebersamaan.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ketika Ekonomi Kreatif Bertemu Ekonomi Syariah
Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama
Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan
Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.
Sidak Ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Silahkan Tenaga Medis "Hengkang" Jika Tidak Bisa Bekerjasama
Bupati Taufik Hadiri Pembukaan Rakerda PAN Asahan, Tekankan Sinergi Demi Kemajuan Daerah Menuju Pemilu 2029
komentar
beritaTerbaru