Senin, 05 Oktober 2026

Pemko Medan Diminta Perhatikan Anggaran Dinsos

Administrator - Rabu, 29 November 2017 15:29 WIB
Pemko Medan Diminta Perhatikan Anggaran Dinsos

Medan|SUMUT24 Pemerintah Kota Medan diminta memperhatikan anggaran Dinas Sosial, permasalahan gejala penyakit sosial masih banyak di Kota Medan. Karenanya, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tidak timpang dalam membagi anggaran di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Baca Juga:

“Kita melihat di Dinas Sosial ini banyak program yang perlu perhatian, khusunya terkait program yang bersentuhan dengan gejala penyakit sosial. Kita meminta porsi anggaran untuk Dinsos ini bisa diperhatikan tidak terlihat timpang dengan dinas lain,” kata anggota Banggar DPRD Kota Medan, Muhammad Nasir, kepada wartawan usai rapat pembahasan KUA-PPAS RAPBD 2018, Rabu (29/11).

Saat ini, kata politisi Partai Keadilan Sejahtera ini, Dinas Sosial memiliki anggaran Rp7 miliar. Nasir menilai, anggaran itu sangat sedikit jika dibandingkan dengan beban yang diemban Dinsos sebagai dinas yang erat kaitannya dengan program sosial di masyarakat.

“Anggara Rp7 miliar itu menampung seluruhnya. Mulai dari gaji, hingga program lainnya. Harusnya, dinas ini punya porsi anggaran yang lebih, mengingat harus mengurusi program yang langsung menyetuh masyarakat,” katanya.

Menurut Nasir, seharusnya Dinsos memiliki dana besar, karena penanganan penyakit sosial di masyarakat, seperti anak jalanan, pengemis dan program kemiskinan masyarakat itu memang membutuhkan dana dan menjadi prioritas.

“TAPD agar menambah anggaran Dinas Sosial, sehingga nantinya bisa lebih fokus menuntaskan masalah anak jalanan, pengemis dan orang sakit jiwa yang berkeliaran di jalan. Selama ini, keberadan mereka idak mendapat perhatian,” katanya.

Seperti program ketrampilan berusaha keluarga miskin, sebut Nasir, hanya sebesar Rp97 juta untuk 50 orang. “Bayangkan, data orang miskin di Medan menurut data Kemensos ada 20 persen, sementara versi Pemko ada 8 persen. Jika dibandingkan dengan anggaran untuk keluarga miskin itu, rasanya tidak sesuai,” jelasnya.

Disisi lain, Nasir, juga meminta Dinsos agar memperhatikan dan memprioritaskan anggaran untuk veteran. “Ini juga harus menjadi perhatian Pemko Medan. Selama ini ada anggaran 100 juta untuk veteran. Dari data yang diungkap Pemko Medan ada sekitar 60 veteran, padahal jika ditelusuri kemungkinan bisa lebih dari itu. Selama ini ada anggaran untuk veteran hanya untuk bantuan alakadarnya,” ungkapnya.(R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Statuta Dipersoalkan, IKA FDK UIN SU Tetap Tolak Pengukuhan Forum Alumni
Respon Pengaduan Call Center 110,Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama
Dari Tanah Suci hingga Medan, PAS Kobarkan Semangat Persaudaraan di HUT ke-81 TNI
3 Ekskavator Dibakar, Kapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan Pernah Turun Langsung Tindak PETI Madina-Tapsel, Kini Kotanopan Menanti Ketegasan
KP Norman Pertanyakan Rocky Gerung Jadi Wantimpres: Rekam Jejak Kritik terhadap Kekuasaan Disorot
Menyambut Hari Batik Nasional 2026, JNE Dukung Kolaborasi MANDALAS dengan Yayasan Habibie & Ainun
komentar
beritaTerbaru