Senin, 05 Oktober 2026

Polda Sumut Bentuk Tim Pengurai Kemacetan

Administrator - Kamis, 23 November 2017 15:41 WIB
Polda Sumut Bentuk Tim Pengurai Kemacetan

MEDAN | SUMUT24 Dalam mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas pada acara resepsi pernikahan (ngunduh mantu) besan Presiden Jokowi di Kota Medan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut membentuk Tim Pengurai kemacetan.

Baca Juga:

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting, Kamis (23/11) mengatakan Tim tersebut akan ditempatkan di seputaran gedung MICC Jalan Gagak Hitam hingga ke lokasi resepsi di Komplek BHR, Taman Setia Budi (Tasbih) Jalan Gagak Hitam.

“Tim pengurai kemacetan Ditlantas Polda Sumut ini menurunkan personil sebanyak 30 orang yang terdiri dari 16 personil Polki dan 14 personil Polwan yang di kendalikan oleh AKP Welly Muchtar lengkap dengan kendaraan dinas roda 2 sebanyak 10 unit Nmax yang di kendarai Polwan dan 16 Trail yang di kendarai oleh Polki Ditlantas Polda Sumut,” ujarnya.

Nantinya, lanjut Rina, tim pengurai kemacetan ini akan semaksimal mungkin melakukan mobile di sekitar rute MICC hingga ke Komplek BHR untuk memastikan tidak terjadi kemacetan dan orang penumpukan kendaraan selama kegiatan rangkaian resepsi berlangsung mulai dari tanggal 23 hingga tanggal 26 November 2017.

“Antisipasi ini dilakukan oleh Dir Lantas Polda Sumut Kombes Pol Heru Prakoso demi terciptanya Kamtibselcar Lantas di wilayah kota Medan,” pungkasnya. (W08)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Statuta Dipersoalkan, IKA FDK UIN SU Tetap Tolak Pengukuhan Forum Alumni
Respon Pengaduan Call Center 110,Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama
Dari Tanah Suci hingga Medan, PAS Kobarkan Semangat Persaudaraan di HUT ke-81 TNI
3 Ekskavator Dibakar, Kapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan Pernah Turun Langsung Tindak PETI Madina-Tapsel, Kini Kotanopan Menanti Ketegasan
KP Norman Pertanyakan Rocky Gerung Jadi Wantimpres: Rekam Jejak Kritik terhadap Kekuasaan Disorot
Menyambut Hari Batik Nasional 2026, JNE Dukung Kolaborasi MANDALAS dengan Yayasan Habibie & Ainun
komentar
beritaTerbaru