MTQ Ke 23 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Resmi Dibuka Bupati
MTQ Ke 23 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Resmi Dibuka Bupati
kota
Sibolangit|SUMUT24.co DPRD Medan akan bentuk Pansus (Panitia Khusus) lampu “pocong†untuk meminta penjelasan perihal diputuskannya total lost (gagal) pembangunan proyek tersebut serta belum tuntasnya pengembalian uang Rp21 miliar oleh rekanan ke kas daerah Pemkot Medan.
Baca Juga:
DPRD Medan akan bentuk Pansus lampu “pocong†itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Rudiawan Sitorus, kepada wartawan di sela-sela Raker anggota DPRD Kota Medan di Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Senin (17/7/2023). Rencana pembentukan Pansus itu juga mendapat dukungan dari Ketua Fraksi PAN Edwin Sugesti Nasution, Sekretaris Edi Saputra dan Ketua Fraksi HPP, Hendra DS.
Jika anggaran tersebut tidak dikembalikan, kata Rudiawan, maka Pansus merupakan hal penting untuk dibentuk. “Salah satu tujuan Pansus adalah jika ada sesuatu hal penting untuk ditelusuri. Salah satu fungsi DPRD adalah pengawasan, maka saya menganggap Pansus perlu dibentuk,†katanya.
Tugas Pansus nanti, sebut Bendahara Fraksi PKS itu, tidak hanya menyoroti tentang belum dikembalikannya anggaran Rp21 miliar itu oleh pihak rekanan, tetapi juga terkait pengerjaannya sampai dikatakan proyek gaga. “Termasuk kinerja OPD terkait sebagai pengguna anggaran pembangunannya,†sebutnya.
Pada setiap reses maupun Sosialisasi Perda, sambung Rudiawan, para anggota dewan kerap menerima keluhan soal tidak berfungsinya LPJU (Lampu Penerangan Jalan Umum).
“Artinya, Kota Medan masih punya banyak masalah tentang LPJU. Persoalan LPJU saja belum selesai, kini Pemkot Medan dihadapkan lagi dengan masalah lampu “pocong†yang pembangunannya menggunakan anggaran mencapai Rp27,5 miliar,†katanya.
Jika saja anggaran lampu “pocong†tersebut di gunakan untuk memberesi LPJU, menurut Rudiawan, tidak ada lagi jalanan di Kota Medan gelap gulita. “Sekarang ini, masih banyak ruas jalan belum memiliki LPJU dan ada lampunya padam karena rusak,†ungkapnya.
Soal proyek lampu “pocong†dianggap total lost, Rudiawan, menegaskan DPRD tidak menginginkan adanya anggaran yang lost dan tidak jelas ujung pangkalnya. “Kalau uang sudah di anggarkan di APBD, harus benar- benar terpakai sesuai kebutuhan masyarakat Kota Medan,†ujarnya.
Alokasi dana yang di anggarkan di APBD, tambah Rudiawan, untuk di pergunakan sesuai kebutuhan yang sudah di programkan. “Jadi, dana-dana yang terpakai harus dirasakan masyarakat. Sangat sayang jika ada yang tidak terpakai, sedih kita melihatnya,†tuturnya.
Terkait sudah dikembalikanya sebesar 50 persen dana proyek lampu “pocong†oleh rekanan, lanjut Rudiawan, pihaknya akan melihat nanti di Badan Anggaran (Banggar). “Akan kami tanyakan nanti kepada Pemkot. Dikembalikan kemana uang tersebut, berapa jumlahnya dan ada di bank mana,†jelasnya. (R02)
MTQ Ke 23 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Resmi Dibuka Bupati
kota
sumut24.co MedanAda alasan kenapa program IM3 Pasti Simpel terus menarik perhatian pelanggan Sumatra cara ikutannya mudah, hadiahnya ny
Ekbis
Medan sumut24.co Usai membongkar praktek peredaran narkoba di Phantom KTV yang berada di Jalan Adam Malik Medan, Sabtu (23/5/2026) pagi ke
Hukum
ESENSI HAJI DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
kota
Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut
kota
PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
kota
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
BANDA ACEH Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan di sekolah penerim
News
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ keXXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
News
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
Umum