MEDAN|SUMUT24
Meski telah menggelontorkan dana Rp 1 triliun untuk perbaikan infrastruktur di antaranya perbaikan drainase dan gorong-gorong, beberapa wilayah di Kota Medan masih digenangi air.
Baca Juga:
Hujan dengan intensitas curah yang tergolong deras mengakibatkan banjir di beberapa wilayah, seperti Jalan Dr Mansyur, Jalan Sisingamangaraja Simpang Limun, Jalan Gatot Subroto Simpang Pasar Sikambing, beberapa kawasan di Medan Johor, kawasan Kecamatan Medan Deli dan daerah lainnya.
Diwawancarai usai Rapat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan dan Penindakan Korupsi Terintegrasi di Aula Martabe Pemprov Sumut, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengakui terjadi banjir dibeberapa kawasan.
Ia juga menegaskan telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Medan untuk melakukan pengerukan drainase dan penyedotan genangan air di sejumlah titik.
“Kita sudah perintahkan PU untuk melakukan penyedotan saat terjadi genangan air. Kita sudah antisipasi hal itu, sampai ketingkat kelurahan,” kata Eldin, Kamis (6/4).
Eldin mengakui bahwa ada beberapa proyek pengerjaan drainase APBD 2016 yang hingga kini tak kunjung rampung.
Pihak kontraktor yang tak menuntaskan pekerjaan, tutur Eldin tidak mendapatkan pelunasan sesuai jumlah pembiayaan yang telah disepakati sedari awal.
“Mayoritas sudah selesai dan sudah dibayar. Ada juga yang belum selesai, pembayaran mereka ditahan. Saya gak ingat berapa anggarannya. Tapi yang masti memang ditahan,” jelasnya mengakhiri.(R02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News