Waduh..! Jual Ubas, Kakek 56 Tahun Diboyong Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
Waduh..! Jual Ubas, Kakek 56 Tahun Diboyong Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
Medan I Sumut24.co Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Wakil Wali Kota H Aulia Rachman membawa seluruh peserta Pertemuan ke-5 Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) melakukan City Tour ke sejumlah lokasi heritage di Kota Medan, Senin (31/10). City tour ini dilakukan untuk mengenalkan tempat-tempat bersejarah yang ada. Sebab, ibukota Provinsi Sumatera Utara ini terkenal dengan bangunan-bangunan tuanya yang memiliki nilai narasi sejarah yang cukup tinggi.
Baca Juga:
City tour ini merupakan rangkaian kegiatan yang digelar untuk menyambut pembukaan Pertemuan ke-5 IMT GT GCMC yang akan berlangsung di Hotel Adi Mulia Jalan Diponegoro Medan, Selasa (1/11). Ada pun lokasi heritage yang dikunjungi yakni Masjid Raya Al-Mashun Jalan Sisingamangaraja, Tjong A Fie Mansion Jalan Ahmad Yani dan Kantor Pos yang kini menjadi Pos Bloc Medan.
Masjid Raya Al-Mashun yang dibangun tahun 1906 ini menjadi lokasi pertama yang dikunjungi para peserta IMT GT yang berjumlah 32 orang yang terdiri dari perwakilan dari Penang Malaysia 1 orang, Ipoh (Malaysia) 7 orang, Kuala Kangsar 2 orang, Hatyai (Thailand) 4 orang, Yala (Thailand 4 orang), Songkhla (Thailand) 4 orang, Pekanbaru 1 orang, IDB 1 orang, Padang 2 orang, GIS Indonesia 1 orang, CIMT 4 orang dan Iges 1 orang.
Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman beserta sejumlah pimpinan OPD turut mendampingi peserta IMT GT dalam City Tour tersebut. Muhammad Hamdan selaku pengurus Masjid Raya Al-Mashun menjelaskan tentang sejarah berdirinya masjid yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Ma’mun Alrasyid Perkasa Alam. Hingga kini masjid yang terbagi menjadi tiga yaitu ruang utama, tempat wudhu dan gerbang masuk serta menara ini mampu menampung sekitar 2000 jamaah.
Setelah berkeliling masjid dan mendengarkan penjelasan secara lengkap mengenai masjid yang memiliki luas tanah sekitar 13.200 m3 dan bangunan seluas lebih kurang 1.500 m3, Bobby Nasution beserta rombongan yang turut dihadiri Wali Kota Hatyai, Thailand, Sakom Thongmunee dan Wakil Wali Kota Hatyai Mr Witchai Kanchanasuwon, selanjutnya menuju Tjong A Fie Mansion yang dibangun sejak tahun 1895 dengan luas 8.000 m dengan 2 lantai dan memiliki 35 kamar tersebut. Seluruh peserta IMT GT sangat kagum dengan bangunan rumah tua tersebut.
Selain disambut keluarga Tjong A Fie, rombongan kemudian mendapat penjelasan secara detail mengenai sejarah Tjong A Fie beserta keluarga, termasuk kontribusi yang diberikannya untuk Kota Medan. Seluruh peserta IMT GT meninjau seluruh ruangan yang ada, termasuk ruangan di lantai dua.
Dari Tjong A Fie Mansion, Bobby Nasution beserta rombongan kemudian melanjutkan City Tour ke gedung tua Kantor Pos yang kini telah dijadikan sebagai Pos Bloc Medan. Di bangunan yang memiliki luas lebih kurang 1.200 m2 dengan tinggi mencapai 20 m serta dibuka sekitar tahun 1911, seluruh peserta IMT GT menjelajahi seluruh ruangan yang sebagian besar telah digunakan untuk anak muda kreatif dan pelaku UMKM mempromosikan produknya.
Usai peninjauan, Wakil Wali Kota Hatyai Mr Witchai Kanchanasuwon mewakili seluruh peserta IMT GT mengungkapkan rasa senang karena datang ke Medan. Sebab, ungkapnya, Medan merupakan kota yang sangat baik dan didukung dengan kebersihannya. Dikatakannya, setiap negara dan kota harus bersama-sama saling membantu untuk mengatasi persoalan yang ada, termasuk masalah kebersihan.
Kemudian, Kanchanasuwon mengaku, dirinya dan beserta seluruh peserta IMT GT sangat kagum dengan tiga bangunan bersejarah yang telah dikunjungi yakni Masjid Raya Al-Mashun, Tjong A Fie Mansion dan Kantor Pos yang kini menjadi Pos Bloc Medan. Untuk itu, imbuhnya, masyarakat Medan harus mengetahui dan bersyukur karena memiliki kota yang bagus dan indah seperti ini.
“Semua yang ada di Kota Medan ini sangat penting dan harus dijaga. Kita butuh bergerak untuk menjadikan Kota Medan menjadi lebih baik. Untuk itu, kita harus terus belajar karena itu sangat penting dan itu merupakan masalah serius. Kita harus mulai dari sekarang,†kata Kanchanasuwon.red
Waduh..! Jual Ubas, Kakek 56 Tahun Diboyong Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak para peserta BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan Tahun 2026 untuk menjun
kota
sumut24.co MedanPT Bank Sumut menggelar acara Akad Massal KPR Sejahtera Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perum
Umum
SMP dan SMA AlAmjad Masuk Jajaran Sekolah Berprestasi Nasional Versi PuspresnasMedansumut24.co SMP AlAmjad dan SMA AlAmjad mencatatkan p
News
Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan OAP, Bukan Sekadar Transfer Anggaran
kota
Ketum PP PNPI Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945
kota
Wabup Madina Ikut Penerbangan Pertama Wings Air Rute KNOJHN
kota
MAS TPI Medan Siapkan Lulusan Siap Kerja, Siswa Dibekali Empat Program Keterampilan dan PKL di Dunia Industri
kota
Tak Berkutik! Puluhan Minuman Beralkohol Disita Saat Polisi Razia Kafe di Padang Lawas
kota
Diduga Kumpul Kebo, 39 Penghuni Rumah Kos di Padangsidimpuan Dibawa ke Mapolres
kota