MEDAN|SUMUT24
Memasuki tahun 2017, perkembangan pembangunan fisik Jalan Tol Medan-Binjai sepanjang 25,441 kilometer mencapai 42,02 persen.
Baca Juga:
Hingga saat ini, perkembangan pengadaan lahan mencapai 122,40 hektare atau 84,96 persen dari total kebutuhan lahan seluas 144,06 hektare. Pembangunan jalan tol ini semestinya tuntas Maret 2017 mendatang.
Demikian data yang disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Jalan Tol Medan-Binjai Direktorat Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Fainir Sitompul, usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi A dan Komisi D DPRD Sumut di ruang rapat DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol, Kamis (12/1).
Berdasarkan data yang disampaikan Fainir, pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai terbagi atas tiga seksi. Seksi I adalah Tanjungmulia-Helvetia sepanjang 6,071 kilometer, Seksi II Helvetia-Seisemayang sepanjang 9,051 kilometer dan Seksi III Seisemayang-Binjai sepanjang 10,319 kilometer.
Untuk Seksi I, perkembangan pengadaan lahan mencapai 17,20 hektare atau 46,92 persen dari kebutuhan lahan seluas 36,66 hektare.
Sedangkan pembangunan fisik jalan tol pada seksi ini masih nol persen dan ditargetkan tuntas pada Maret 2017.
Untuk Seksi II, perkembangan pengadaan lahan mencapai 45,02 hektare atau 97,11 persen dari kebutuhan lahan seluas 46,36 hektare.
Sedangkan pembangunan fisik jalan tol pada seksi ini mencapai 78,29 persen dan ditargetkan tuntas pada Maret 2017.
Untuk Seksi III, perkembangan pengadaan lahan mencapai 60,18 hektare atau 98,59 persen dari kebutuhan lahan seluas 61,04 hektare.
Sedangkan pembangunan fisik jalan tol pada seksi ini mencapai. 91,52 persen dan ditargetkan tuntas pada Februari 2017.(W01)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News