Senin, 27 Juli 2026

KSP Riau dan Seniman Sumut Gelar Workshop Penulisan Puisi

Administrator - Senin, 24 Oktober 2016 02:53 WIB

Medan|SUMUT24 Salah satu upaya untuk turut mencegah terjadinya pendangkalan nilai-nilai kemanusiaan serta lunturnya kehidupan berkebudayaan di tengah-tengah masyarakat, Komunitas Seni Pertunjukan Riau(KSP) kerjasama dengan Dewan Kesenian Medan(DKM) juga Komunitas Seniman Taman Budaya Sumatra Utara, menyelenggarakan acara diskusi dan workshop yang berbasis pada aktivitas literasi.

Baca Juga:

Menurut Ketua Dewan Kesenian Medan Rianto Aghly.SH mengatakan, kegiatan ini akan melibatkan peserta guru, mahasiswa dan pelajar setingkat SMU Se-Kota Medan.

Diharapkan kegiatan ini akan berkelanjutan pada tahun depan, karena Workshop ini sangat berguna bagi para peserta sebagai bekal mereka dan pengetahuan perihal sastra khususnya puisi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Komunitas Seniman Taman Budaya Sumatra Utara Hadi Alimuddin Hutagalung. “Dengan kegiatan ini diharapkan pada peserta saat nara sumber memberikan matri diskusi, hendaknya benar benar fokus mendengar pembicara menerangkan bahan yang akan disampaikan nantinya, dan juga peserta akan mendapat buku puisi dengan judul “ Wathathitha” termasuk 1 dari 5 buku terbaik pilihan dewan juri pada Hari Puisi Indonesia belum lama ini di Taman Ismail Marzuki karya Sosiawan Leak dari Solo”.

Penyelenggaraan Diskusi dan Workshop “Proses Kreatif Penulisan Puisi” sangat penting dalam meningkatkan apresiasi terhadap karya seni. Kehadiran nara sumber Sosiawan Leak (Sastrawan dari Solo).

Diskusi dan Workshop “Proses Kreatif Penulisan Puisi” akan diselenggarakan, Kamis (27/10) di Ruang Pameran Taman Budaya Sumatera Utara, pukul 10,00 s/d 12.00 Wib.

Menurut Ketua Komunitas Seni Pertunjukan Riau(KSP) Surya Hardi, usai acara di Medan akan dilanjutkan ke Aceh pada Sabtu (29|10) di Aula SMA N Unggulan Subussalam. (rel)

Biodata Sosiawan Leak Lahir di Solo, 23 September 1967. Menyelesaikan studi di Fisipol Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta. Sejak 1987 menulis puisi, esai, dan naskah lakon di samping menjadi aktor dan sutradara beberapa grup teater di Solo.

Diundang di Festival Puisi Internasional Indonesia (Solo, Indonesia, 2002), Poetry On The Road (Bremen, Jerman, 2003), Aceh International Literary Festival (Banda Aceh, 2009), Ubud Wiriters and Readers Festival (Ubud, Indonesia, 2010), Jakarta Berlin Arts Festival (Berlin, Jerman, 2011), Pertukaran Budaya Indonesia-Korea (Hankuk University of Foreign Studies Seoul, Korea, 2012), Asean Literary Festival (Jakarta, Indonesia, 2014), Borobudur Writers & Cultural Festival (Magelang, 2016), dan lain-lain.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama
Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan
Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.
Sidak Ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Silahkan Tenaga Medis "Hengkang" Jika Tidak Bisa Bekerjasama
Bupati Taufik Hadiri Pembukaan Rakerda PAN Asahan, Tekankan Sinergi Demi Kemajuan Daerah Menuju Pemilu 2029
Ketum TMI Don Muzakir: Diklat Tani Merdeka Sumatera I Siapkan Kader Penggerak Swasembada Pangan dan Dukung Program MBG
komentar
beritaTerbaru