Senin, 27 Juli 2026

Seni & Tari Etnis Taput Obati Kerinduan Warga Akan Bona Pasogit

Administrator - Minggu, 16 Oktober 2016 19:45 WIB
Seni & Tari Etnis Taput Obati Kerinduan Warga Akan Bona Pasogit

Medan|SUMUT24

Baca Juga:

Atraksi seni dan tari etnis Tapanuli Utara (Taput) yang kali ini mendapat giliran mengisi Panggung Hiburan Rakyat di Jalan Bukit Barisan (sebelah utara Lapangan Merdeka) mampu menyedot perhatian para pengunjung, Sabtu malam (15/10).

Selain berhasil mengajak pengunjung menari dan menyanyi bersama, pertunjukan ini juga mampu mengobati kerinduan warga yang berdarah Taput akan Bona Pasogit (kampung halaman).

Ini merupakan pekan keempat digelarnya Panggung Hiburan Rakyat. Sebelumnya gawean Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan telah menyuguhkan atraksi seni dan tari etnias Melayu, Karo dan Tapanuli Selatan (Tapsel).

Event ini digelar dalam rangka untuk melestarikan seluruh kebudayaan yang ada di Kota Medan. Di samping itu untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menikmati kebudayaan tradisionil yang memuat karifan lokal.

Siswa SMK Negeri 11 Medan dan Sumatera Etnik dengan apik membawakan seni dan tari etnis Taput. Sejumlah lagu daerah seperti Situmorang, Maragam-ragam, Jamila,Siantar Men serta tarian diantaranya Sihutur Sanggul dan Sigale-gale mereka bawakan dengan apik, sehingga mengundang pengunjung untuk menyanyi dan menari bersama.

Tidak itu saja, sejumlah pengunjung menggunakan kesempatan itu untuk foto selfie dengan para penari yang mengenakan pakaian daerah Taput sebagai bentuk ketertarikan mereka akan kebudayaan tradisionil tersebut. Para pengunjung benar-benar menikmati seni dan tarian yang disajikan hingga pertunjukan berakhir.

Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan, Hasan Basri pun puas melihat antusiasme masyarakat menyaksikan panggung hiburan rakyat ini.

Dikatakannya, event ini merupakan gagasan dari Wali kota untuk dipersembahkanm kepada para wisatawan lokal maupun mencanegara yang datang mengunjungi Kota Medan.

Artinya jelas Hasan, para wisatawan dapat mengetahui setiap malam minggu digelar panggung hiburan rakyat yang mempersembahkan seni dan tari seluruh etnis yang ada di Kota Medan dengan memuat kearifan lokal. Selain seni dan tari, para wisatawan juga dapat menikmati aneka kuliner tradisionil yang tidak diragukan lagi kelezatanan dan kenikmatannya.

Hasan Basri sangat mengharapkan masukan dari semua pihak demi perbaikan, agar panggung hiburan rakyat ini menjadi pertunjukan kebudayaan yang sangat dinanti dan dinikmati warga Kota Medan, terutama para wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Mari kita bersama-sama membangun Medan sebagai kota masa depan yang bermartabat, berbudaya dan nyaman bagi semua,” harapnya. (R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama
Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan
Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.
Sidak Ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Silahkan Tenaga Medis "Hengkang" Jika Tidak Bisa Bekerjasama
Bupati Taufik Hadiri Pembukaan Rakerda PAN Asahan, Tekankan Sinergi Demi Kemajuan Daerah Menuju Pemilu 2029
Ketum TMI Don Muzakir: Diklat Tani Merdeka Sumatera I Siapkan Kader Penggerak Swasembada Pangan dan Dukung Program MBG
komentar
beritaTerbaru