Senin, 27 Juli 2026

Kontraktor Kurangi Volume Pengaspalan Jalan Pancasila

Administrator - Rabu, 12 Oktober 2016 17:41 WIB
Kontraktor Kurangi Volume Pengaspalan Jalan Pancasila

MEDAN |SUMUT24 Pekerjaan proyek pengerasan dan pengaspalan jalan Pancasila lebih kurang 3 kilometer yang bersumber dana dari APBD Pemkab Deliserdang 2016 terkesan asal jadi ditambah lagi Plank Proyek Pengaspalan jalan tersebut nyaris tak ada.

Baca Juga:

“Harusnya kalau memulai pembangunan Jalan seharusnya ada plank proyek, agar masyarakat mengetahuinya karena dana pembangunannya bersumber dari uang rakyat,” ujar Warga Paya Gambar Kecamatan Batangkuis Budi (35)kepada SUMUT24, Rabu (12/10).

Menurutnya, pengaspalan jalan tersebut juga dilakukan pada waktu hari hujan sehingga kualitas jalan dikhawatirkan cepat rusak, karena air dan aspal tidak mungkin bisa bersatu.

Proyek pengaspalan Jalan tersebut dikerjakan tidak diketahui kapan dimulai dan kapan selesai, berapa anggaran yang digunakan masyarakat juga tak tahu. Karena memang planknya tak ada, ini adalah kesalahan fatal, karena masyarakat tidak mengetahui pengerjaan proyek tersebut, katanya.

Pembangunan jalan ini terindikasi kontraktor mengurangi volume pengerjaan dan dapat dipastikan jalan tersebut tidak akan bertahan lama. Mulai dari hilir sampai hulu pengaspalan tidak rata

Lebihlanjutdikatakannya, Pengaspalan Jalan Pancasila hingga saat ini tidak diketahui siapa kontraktornya, ada indikasi terjadi pengurangan volume pekerjaan dan tidak sesuai dengan perencanaan pekerjaan seperti jalan-jalan lainnya.

Harusnya pondasi kelas A dengan ketebalan 15 cm yakni campuran batu pecah 70%berbanding pasir halus 30%, kelas B dengan ketebalan 20cm, yakni campuran batu pecah 60% berbanding pasir halus 40%.

Hasil pantauan sejak dimulainya tahap pekerjaan penggalian untuk lapis pondasi sampai dengan penimbunan kembali, bahan material yang digunakan adalah tanah timbunan yang bercampur batu.

Kepada aparat penegak hukum agar mengusut pengerjaan pengaspalan di Jl Pancasila, karena jelas sudah merugikan keuangan negara dan atas kelalaian dari Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Deliserdang dalam pengawasannya dan pihak kontraktor sebagai yang bertanggungjawab atas dugaan terjadinya kerugian negara tersebut.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama
Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan
Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.
Sidak Ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Silahkan Tenaga Medis "Hengkang" Jika Tidak Bisa Bekerjasama
Bupati Taufik Hadiri Pembukaan Rakerda PAN Asahan, Tekankan Sinergi Demi Kemajuan Daerah Menuju Pemilu 2029
Ketum TMI Don Muzakir: Diklat Tani Merdeka Sumatera I Siapkan Kader Penggerak Swasembada Pangan dan Dukung Program MBG
komentar
beritaTerbaru