Rabu, 29 Juli 2026

Pemko Medan Selalu & Terus Perkuat Pendataan Covid-19

Administrator - Minggu, 19 September 2021 03:27 WIB
Pemko Medan Selalu & Terus Perkuat Pendataan Covid-19

Medan I Sumut24.co Sejak dipimpin Bobby Nasution, Pemko Medan melalui organisasi perangkat derah (OPD) terkait terus melakukan evaluasi dan meng-update data kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Medan setiap harinya. Langkah itu dilakukan untuk menghindari terjadinya selisih data kasus aktif, sehingga penanganan yang dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona lebih maksimal. Di samping itu Pemko Medan juga telah melakukan pemutakhiran data dengan Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprov Sumut) sehingga data yang dihasilkan sesuai. Data itu kemudian dilaporkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk selanjutnya diteruskan kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian).

Baca Juga:

“Kemarin kita sudah rapat dengan Pemprov Sumut dan sudah telah melakukan perbaiki datanya. Jadi kasus aktif kita (Pemko Medan) hari ini 1.500 dari sebelumnya 7.077 kasus. Kita juga sudah koordinasi dan berbicara tentang pendataan, juga sudah oke. Tinggal dilaporkan saja kepada Kemenkes. Selanjutnya, Kemenkes akan meneruskannya kepada Kemenko Perekonomia,” kata Bobby Nasution saat doorstop dengan wartawan beberapa hari lalu.

Berdasarkan data yang ada, jelas Bobby Nasution, kasus Covid-19 sudah turun di Kota Medan. Ditambah lagi dengan penjelasan dari Kemenko Perekonomian disebutkan, ungkapnya, kasus aktif Covid-19 sudah turun. “Mudah-mudahan Kota Medan bisa turun ke Level 3 ataupun Level 2, kita tunggulah,” jelasnya.

Menantu Presiden Joko Widodo selanjutnya mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, semua fasilitas kesehatan (Faskes) yang ada di Kota Medan harus melaporkan langsung jumlah kasus aktif ke Pemko Medan. Untuk itu, Bobby minta kepada seluruh pihak faskes agar proaktif memberikan data. Sebab, data ini sangat penting dan untuk menjadi bahan dalam melakukan penanganan selanjutnya.

“Selama ini kita yang menelpon setiap jam 15.00 WIB setiap harinya, kalau gak ditelepon gak di laporkan data itu. Sementara jumlah laboratorium kita disini hampir 21, kalau kita telepon satu satu satu, kan repot juga,” ungkapnya.r02

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
Pesta Oang - Oang Kabupaten Pakpak Bharat Berjalan Lancar Dan Sukses
Oknum LSM PAJAK ZT Tertangkap Tangan Lakukan Pemerasan di Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.
Dua tokoh Asia  Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
Gerakan Aksi Bergizi Digelar di Sekolah Asahan, Langkah Nyata Putus Mata Rantai Stunting Sejak Dini
Pemkab.Pakpak Bharat Bersama Masyarakat Rayakan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pakpak Bharat Ke 23 Tahun
komentar
beritaTerbaru