Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
Medan I Sumut24.co Wali Kota Medan Bobby Nasution terus melakukan gerak cepat (gercep) untuk segera mengeluarkan Kota Medan dari zona merah Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan saat ini dengan massif melakukan tracing dan tasting terhadap masyarakat, terutama bagi yang telah melakukan kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi  positif Covid-19. Apabila  hasil tracing dan testing yang dilakukan positif reaktif, maka yang bersangkutan akan menjalani isolasi mandiri di tempat isolasi terpusat yang dimiliki Pemko Medan yakni ex Hotel Soechi Internasional Jalan Cirebon Medan atau Gedung Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Jalan Setia Budi, Medan Helvetia.
Baca Juga:
Tracing dan testing akan dilakukan di seluruh kelurahan. Saat tracing dan testing dilakukan, Bobby Nasution akan mngerahklan 160 petugas medis dari dari 41 puskesmas ditambah 39 puskesmas pembantu yang ada di Kota Medan. Guna mendukung kelancaran tracing dan testing yang dilakukan, tim yang akand diturunkan akan  dibantu petugas dari Babinsa dan Babinkamtibmas dari Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan serta Kodim 0201/BS. Sebagai komada utama di lapangan, Bobby Nasution langsung menunjung masing-masing lurah sebagai kepala wilayah.
Langkah yang dilakukan Bobby Nasution ini juga sbagai tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. Guna meredam lonjakan kasus Covid-19 di luar Pulau Jawa dan Bali,  Jokowi minta  dilakukan tracing dan testing secara massif, pembatasan mobilitas, penyediaan isolasi terpusat (isoter) serta sebuan vaksinasi yang maksimal. Selain itu, target tracing dan testing dari Kementrian Kesehatan juga berubah, semula hanya 4.900 perhari kini meningkat menjadi 23.000 perhari.
“Pemko Medan tidak bisa berjalan sendirian. Perlunya kerjasama dari semua pihak, terutama unsur Forkopimda Kota Medan. Jadi saya ingin mengajak semua untuk mewujudkan hal tersebut,†kata Bobby Nasution saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di KotaMedan  di Ruang Rapat I Balai Kota Medan, Selasa (17/8).
Saat melakukan tracing, jelas Bobby, tim yang diturunkan yakni petugas dari kelurahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan serta dibantu petugas tracer dari Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan dan Kodim 0201/BS. Selanjutnya, hasil dari tracing yang dilakukan ditindaklanjuti petugas medis dengan melakukan testing berupa swab antigen maupun PCR.
“Tracing ini dilakukan untuk mengetahui siapa saja orang-orang  yang memiliki kontak erat dengan warga terpapar Covid-19. Kemudian barulah dilakukan testing untuk memastikan apakah orang yang memiliki kontak erat tersebut reaktif atau non rekatif. Jika orang tersebut non reaktif, maka ia harus menjalani karantina selama lima hari karena masa ingkubinasi Covid-19 lima hari. Kemudian jika orang tersebut tidak ada gejala, barulah yang bersangkutan dapat melakukan aktifitas seperti biasanya. Namun, jika hasilnya reaktif, orang tersebut harus menjalani isolasi di tempat isoter yang telah disediakan Pemko Medan,†jelasnya.
Gercep Bobby Nasution dengan melakukan tracing dan testing secara masif agar Kota Medan segera keluar dari zona merah Covid-19  dinilai sangat baik  oleh Dadang Darmawan Pasaribu MSi, dosen Fisip Universitas Medan Area (UMA). Sebab, langkah  itu bertujuan untuk mengurangi warga yang terpapar Covid-19. Diharapkannya, tracing dan testing yang dilakukan dapat menjangkau seluruh masyarakat, terutama yang telah melakukan kontak erat dengan orang-orang yang telah terpapar Covid-19.
“Saya usul juga agar Pak Wali mengatasi penyebaran Covid-19 dari hulu, salah satunya dengan memperhatikan masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (isoman). Masyarakat yang melaksanakan isoman ini bisa menjalaninya dengan penguatan dari Pemko Medan dengan memberikan memberikan tambahan gizi atau dengan asupan vitamin. Saya kira itu sangat membantu dan tentunya mereka akan sangat bahagia karena mendapatkan perhatian langsung dari Pak Wali,†ungkap Dadang.r02
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pesta Oang Oang ( suka cita ) di peringati setiap tahunnya di kabupaten Pakpak Bharat, giat tersebut di gelar di
News
sumut24.co MEDAN, Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap kas
kota
Dua tokoh Asia Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus memperkuat langkah penanggulangan stunting melalui Gerakan Aksi Bergizi di Se
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peringatan hari jadi Kabupaten Pakpak Bharat yang ke 23Tahun, yang dilaksanakan setiap tahunnya pada tgl 28 Juli.
News
Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat! Empat Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa Ditangkap, Satu Masih Diburu
kota
Perang Melawan Rokok Ilegal! Polres Padang Lawas Serahkan Dua Kasus ke Bea Cukai Sibolga
kota
Polres Padang Lawas Bantah Isu Dugaan Penerimaan Uang oleh Penyidik, Tegaskan Informasi Viral di Media Sosial Hoaks
kota
Polres Tapsel Raih Predikat Pelayanan Prima dari Kapolri, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat Tanpa Diskriminasi
kota