Minggu, 26 Juli 2026

Akhyar Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa

Administrator - Senin, 18 Juli 2016 04:07 WIB
Akhyar Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa

MEDAN | SUMUT 24                 Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar mengapresiasi digelarnya Dhamma Talk Bukan Siapa-Siapa di Selecta Royal Room Jalan Listrik Medan, Minggu (17/7). Apalagi seluruh hasil dana yang dikumpulkan dari kegiatan seminar yang mengupas tentang 31 alam kehidupan ini akan disumbangkan  untuk pembangunan 4 Budhist Centre.                Selain lebih dari seribu pengunjung, Dhamma Talk ini turut dihadiri para Bikhu Sangha, anggota DPRD Sumut Brilian Muchtar, Sutopo mewakili FKUB Kota Medan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta Calvin Ongkho selaku ketua panitia. Dhamma Talk ini juga dirangkaikan dengan pertunjukan kesenian etnis Tionghoa maupun multi etnis yang ada di Kota Medan.                Akhyar berharap seminar yang mengusung tema “Lorong Gaib 31” ini diharapkannya dapat menajdi forum diskusi dan menambah pengetahuan seluruh peserta yang hadir bahwa kehidupan merupakan sebuah misteri. Artinya, kehiduan yang dijalani di dunia ini tentunya tidak terlepas dari hal-hal yang dianggap di luar akal pikiran.                “Kadang kita merasa beruntung, kadang pula kita mengalami hal-hal yan kurang beruntung. Untuk itulah melalui seminar ini nantinya dikupas tentang 31 Alam Kehidupan, baik itu menyangkut hal-hal gaib hingga keberuntungan,” kata Akhyar.                Di kesempatan itu Akhyar tak lupa  mengajak sleuruh peserta seminar yang hadir agar ikut berperan dalam mensukseskan pembangunan di Kota Medan guna mewujudkan Medan Rumah Kita. “Bagaimana kita menciptakan kenyamanan dan ketentraman dalam rumah kita sendiri yakni Kota Medan. Salah satunya dnegan menjaga kerukunan hidup antar umat beragama,” ungkapnya.                Dengan adanya sikap saling menghorm,ati dan menghargai antar umat beragama, Akhyar optimis  Kota Medan akan menjadi tempat yang aman, nyaman dan tentram untuk ditinggali bersama-sama. “Kadi mari terus kita tingkat kerukunan hidup antar umat beragama di kota yang kita cintai ini,” harapnya.                Selain itu melihat banyak peserta  seminar yang didominasi kaum muda, mantan anggota DPRD Medan itu pun tak lupa berpesan agar menjauhi diri dari narkoba. Sebab, peredaran narkoba saat ini sudah dalam tahap mengkhawatirkan sehingga kini menjadi musuh utama negara yang harus dilawan oleh seluruh elemen masyarakat.                Sementara itu Calvin Ogko selaku ketua panitia Dhamma Talk ini menjelaskan, seminar ini digelar hasil kerjasama tiga organisasi yakni Kammatthana Meditation Centre, Pubbarama Muddhist Centre dan Rakkhitavana Buddist Centre yakng akhirnya melebur menjadi  satu kelompok bernama Bukan Siapa siapa.                “Dalam kelompok Bukan Siapa Siapa ini, setiap anggotanya kini mengesampingkan  ego masing-masing organisasi. Sebab, apa yang kita lakukan ini semata-mata murni untuk kegiatan keagamaan sehingga kita tidak perlu menonjolkan nama organisasi yang kita geluti selama ini. Ditambah lagi hasil dari kegiatan yang kita lakukan ini untuk pembangunan 4 Budist Centre,” jelas Calvin. (W07)

Baca Juga:

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapus Tanjung Haloban Disebut Melakukan Pungli honor JKN, Honor BOK dan Palsukan Tandatangan Kepala Desa
UNPAB Dukung Pelestarian Warisan Pemikiran Bangsa melalui Peluncuran Buku Karya Iskandar, S.T. Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Suryapalohisme
Jalan Panyabungan–Muara Soma Makan Korban, H. Syahrir Nasution Desak Gubsu Segera Bertindak, Dana Perbaikan Diduga Sudah Ada
H. Ikrom Helmi Nasution Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus MW KAHMI dan FORHATI Sumut 2026–2031
Bahas Penguatan Hubungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Bupati Solok Ikuti Audiensi APKASI Bersama Pimpinan DPR RI
UNPAB Perkuat Kebersamaan dan Profesionalisme melalui Silaturahmi Bulanan Pegawai dan Dosen
komentar
beritaTerbaru