Minggu, 26 Juli 2026

Tidak Ada Rebutan Kedudukan di Muhammadiyah

Administrator - Senin, 27 Juni 2016 06:25 WIB
Tidak Ada Rebutan Kedudukan di Muhammadiyah

Medan | SUMUT24

Baca Juga:

Bendahara PP Muhammadiyah Drs Marpuji Ali, M.Si dalam tausyiahnya mengingatkan, warga Muhammadiyah bahwa persyarikatan sebagai tempat beramal kebajikan bukan tempat berebut kedudukan.

Secara gambalang Marpuji mengatakan hal itu agar Muhammadiyah dapat berkembang pesat untuk kemaslahatan umat dan bangsa ini. Untuk itu tradisi rebut-rebutan jabatan tidak akan pernah ada di Muhammadiyah, tegasnya pada buka puasa keluarga besar Muhammadiyah di Jalan Panglima Denai, kemarin.

Menurut Marpuji, anjuran agar ber-Baqiat Ash Shalihat tidak hanya dilakukan di Muhammadiyah tetapi dalam posisi dan menjadi apapun, seseorang harus merebut prestasi yang tinggi di mata Allah Swt (Al Baqiat Ash Shalihat). “Jika itu dilakukan apa dampaknya kepada kita dan Muhammadiyah. Maka akan ada yang kita wariskan yang baik dan bermanfaat bukan warisan permasalahan,” katanya.

Marpuji mengajak civitas akademika UMSU dan ratusan warga Muhammadiyah dan Aisyiyyah yang hadir untuk mengimplementasikan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari baik di UMSU, amal-amal usaha Muhammadiyah sampai di rumah tangga. Jika nilai-nilai itu dilaksanakan dengan cita-cita yang tinggi, ikhlas dan berakhkakul karimah maka hidup ini terasa tenang karena mendapat ridha Allah Swt.

Sebelumnya Rektor UMSU Dr Agussani, MAP dalam sambutannya mengatakan UMSU kini memiliki 23.000 ribu lebih mahasiswa. Dalam tes penerimaan mahasiswa gelombang I tahun ini saja telah dinyatakan lulus 1.526 orang termasuk Fakultas Kedokteran. Tingginya minat pendaftar untuk menimba ilmu di UMSU adalah bagian dari kepercayaan masyarakat dan sekaligus menjadi tantangan untuk terus meningkatkan tata kelola yang mampu bersaing antar perguruan tinggi lainnya.

Selain itu pada Ramadhan ini UMSU terus melakukan berbagai kegiatan baik pengajian Ramadhan, seleksi mahasiswa baru sampai kegiatan sosial serta penguatan sistem akademik. Begitu juga UMSU telah berperan dalam perkembangan Ilmu Falak dengan berdirinya Observatorium Ilmu Falak (OIF). (R.05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapus Tanjung Haloban Disebut Melakukan Pungli honor JKN, Honor BOK dan Palsukan Tandatangan Kepala Desa
UNPAB Dukung Pelestarian Warisan Pemikiran Bangsa melalui Peluncuran Buku Karya Iskandar, S.T. Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Suryapalohisme
Jalan Panyabungan–Muara Soma Makan Korban, H. Syahrir Nasution Desak Gubsu Segera Bertindak, Dana Perbaikan Diduga Sudah Ada
H. Ikrom Helmi Nasution Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus MW KAHMI dan FORHATI Sumut 2026–2031
Bahas Penguatan Hubungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Bupati Solok Ikuti Audiensi APKASI Bersama Pimpinan DPR RI
UNPAB Perkuat Kebersamaan dan Profesionalisme melalui Silaturahmi Bulanan Pegawai dan Dosen
komentar
beritaTerbaru