Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris: Jangan Rendahkan Martabat Wartawan
Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris Jangan Rendahkan Martabat Wartawan
kota
LANGKAT | SUMUT24 Astaghfirulah, Sekolah Dasar Negeri 054924 Suka Tani Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat telah 10 tahun tidak memiliki guru agama Islam.Sekolah yang letaknya diantara Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Langkat ini hanya menyediakan guru umum honor untuk mengisi pelajaran agama.
Baca Juga:
Hal ini terungkap saat wartawan SUMUT24 bersama seorang anggota DPRD Kabupaten Langkat dari fraksi PDI – Perjuangan Kirana Sitepu berkunjung ke sekolah tersebut dalam rangka menghadiri perpisahan siswa kelas VI yang baru saja menyelesaikan UN 2016 dan sekaligus memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad saw 1437 H baru baru ini.
Kondisi ini membuat para wali murid resah, mereka khawatir perkembangan mental anak tak terarah karena tidak dilandasi ilmu agama. Meski telah berulang kali dimohonkan ke Dinas Unit Pengelola Tekhnis ( UPT) Pendidikan & Pengajaran Kecamatan melalui Kasek, namun sampai saat ini belum menuai hasil, ujar mereka.
Harlik, Sekretaris Desa dan juga salah seorang wali murid SDN 054924 Suka Tani di sela sela acara merasa kecewa dengan kondisi tersebut. Harapan yang didinginkannya, anak didik nanti bisa memiliki mental agamis dengan pelajaran agama yang ada di sekolah.
Namun ketika melihat kenyataan di sekolah, dia menjadi bimbang.” Saya khawatir mental anak anak tak terarah. Untuk itu Kepala Sekolah maupun Dinas Pendidikan dapat mengatasi peroblem ini,” keluhnya.
Kalau dihitung sudah hampir selama 10 tahun SDN 054924 tidak memiliki guru agama. Padahal pelajaran agama itu sangat penting bagi tumbuh kembang anak didik yang akan melanjutkan pelajaran ke tingkat menengah pertama, ungkap Harlik.
Harlik mengatakan, pendidikan agama memang tidak diajarkan di sekolah itu karena tidak ada gurunya. Sehingga pada saat jam mata pelajaran agama anak didik hanya mendapatkan arahan dari seorang guru honor yang tidak memilki ijazah formal di bidang agama.
Sebelumnya SDN 054924 pernah memilki seorang guru agama, namun setelah beliau mangkat hingga sampai sekarang belum ada penggantinya, paparnya.
Kasek SDN 054924 Suka Tani Cuti Herawati, SPd di hadapan para wali murid yang hadir menjelaskan, jika pihak sekolah telah beberapa kali mengusulkan kepada Dinas UPT Kecamatan agar sekolahnya memilki seorang guru agama Islam, tetapi sampai sekarang belum juga dapat terwujudkan,
Untuk mengatasi agar anak didik mendapat pelajaran agama terpaksa dirangkap seorang guru umum yang masih honorer, terang Kasek sembari membenarkan jika sejak 10 tahun belakangan ini SDN 054924 Suka Tani tidak memilki guru agama yang punya pendidikan formal. ( tra)
Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris Jangan Rendahkan Martabat Wartawan
kota
Dorong Geliat Ekonomi Lokal, BRI BO Sibuhuan Kunjungi Calon Agen Brilink Baru
kota
Layanan Kesehatan Masyarakat Nias Utara Semakin Baik,Pemprov Sumut Terus Dorong Optimalisasi Sejak 2019
kota
Mendukung Program BSPS, BRI BO Sibuhuan Berikan Fasilitas Layanan ke Masyarakat Penerima Bantuan
kota
Diduga Kelalaian Sistemik, Tokoh Pemuda Sumatera Utara Desak Kasus Tabrakan Maut Sibolangit Diusut Hingga Perusahaan
kota
Dukung Program TJSL,BRI BO Sibuhuan Lakukan Survei Kecalon Penerima Bantuan
kota
Kisah Chaidir Saleh, Beri "Sentuhan" Manisnya Melon Premium untuk Petani Milenial
kota
Ledakan Terjadi di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Alami Rusak
kota
Dianggap Rendahkan Profesi WartawanPWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda
kota
Diduga Bayi Alami Patah Tulang Saat Persalinan di Puskesmas Binanga, Keluarga Kecewa, Aktivis Desak Investigasi
kota