SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
News
Oleh: Farid Wajdi
Baca Juga:
Pihak Korlantas Polri membuat aturan baru praktik ujian SIM baru untuk pengendara sepeda motor di seluruh Indonesia. Dirancang nantinya metode jalur angka 8 dan zig zag akan diubah menjadi jalur letter S yang memiliki ukuran lebih besar. Terlepas dari sisi proses ada hal yang patur diperhatikan yakni ujian SIM semestinya juga memastikan tingkat keadaban dan kepatuhan para pengendara.
Awalnya SIM di Indonesia diberikan tanpa melalui ujian yang ketat. Pada 1949, pemerintah Indonesia memperkenalkan SIM sebagai dokumen resmi untuk mengemudikan kendaraan bermotor. Di Indonesia ujian praktik untuk SIM C memang terbilang spesial. Barangkali karena populasi pengguna sepeda motor di Indonesia yang cukup besar. Secara historis, sebenarnya ujian SIM C ini tak begitu banyak berkembang dari waktu ke waktu.
Saat itu proses pembuatan SIM relatif sederhana dan tidak melibatkan ujian yang komprehensif. Kebutuhan akan pengemudi yang terlatih membuat pemerintah Indonesia mulai meningkatkan persyaratan dan standar untuk mendapatkan SIM.
Ujian SIM C mengikuti regulasi yang ketat karena menyangkut keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainnya. Calon pengemudi harus memahami dengan baik aturan dan peraturan lalu lintas yang berlaku serta mematuhi semua ketentuan tersebut selama ujian.
Ujian praktik umumnya melibatkan pengujian keterampilan praktis mengemudi, seperti penguasaan teknik pengereman, pemanfaatan persneling, manuver kendaraan, dan lain sebagainya. Keterampilan ini harus diasah melalui latihan yang cukup agar dapat diuji dengan baik. Beberapa orang mungkin merasa tegang atau gugup selama ujian yang dapat memengaruhi kinerja mereka.
Tekanan psikologis ini membuat ujian terasa lebih sulit daripada yang sebenarnya. Penting mempersiapkan diri dengan baik, belajar secara menyeluruh tentang peraturan lalu lintas, tanda-tanda jalan, dan keterampilan mengemudi yang dibutuhkan. Melakukan latihan praktis dan menjaga ketenangan serta kepercayaan diri juga dapat membantu menghadapi ujian SIM C dengan lebih baik.
Langkah yang perlu menjadi perhatian adalah lebih tepat jika pemangku kepentingan memberi pemahaman kepada seluruh masyarakat terkait esensi ujian praktik SIM. Sebab jika model ujian cuma diubah tetapi masyarakat tak memahami arti perubahan, ujungnya sama saja.
Kesiapan mental, pemahaman hukum, serta pengetahuan lalu lintas pengendara harus benar-benar baik. Dalam ujian SIM sepatutnya yang lebih ditekankan adalah pemahaman dan kepatuhan pengendara terhadap beragam aturan di jalan raya. Dengan begitu, edukasi yang diwajibkan dapat meningkatkan pemahaman pengendara, untuk menguji pengetahuan dan keterampilan peserta ujian SIM.
Farid Wajdi Founder Ethics of Care
SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
News
Mobil Mewah Tabrakan Beruntun di Jalan Sudirman, 3 Terluka
News
HUT ke67, MPC PP Kota Medan Gelar Turnamen Padel Hadirkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Kota
Berbagi Masker Disekolah,PT DNS Kebun Nagagar Peduli Kesehatan Peserta Didik
News
Polres Tapsel Ungkap Hasil OSN 2026! 8 Kasus Narkoba dan Sita 21 Kg Ganja Dibongkar
News
UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA DEFORESTASI DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN KRIMINAL
Profil
UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENIPUAN DIGITAL DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN KRIMINAL
Profil
sumut24.co MEDAN, Prof Dr MuryantoAmin S.Sos., M.Si yang juga Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) memimpin Ikatan Cendekiawan Muslim se
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris gratis. Aparat kewilayahan yang
kota
sumut24.co MedanBantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk pengembalian uang rakyat kepada
kota