Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris: Jangan Rendahkan Martabat Wartawan
Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris Jangan Rendahkan Martabat Wartawan
kota
Medan | Sumut24 Berdasarkan prevalensi, 5 sampai 6 persen masyarakat Sumatera Utara mengalami penyakit Diabetes Mellitus (DM). Artinya, dari 100 orang ada 5 atau 6 orang yang mengalami penyakit tersebut.
Baca Juga:
“Hampir 50 persen penderita diabetes tidak tahu dia terkena diabetes, apalagi dengan kondisi sekarang yang banyak makanan mengandung gula,” kata dr Aron Pase SpPD Selasa (25/10)
Dikatakannya, bahkan di dunia, tiap 7 detik, diperkirakan 1 orang meninggal karena penyakit yang dikenal sebagai penyakit gula atau kencing manis itu. “Tingkat kematiannya juga tinggi, di Indonesia penyakit gula penyebab kematian nomor 3 dan Indonesia menduduki peringkat 7 tertinggi di dunia untuk kasus diabetes,” ungkapnya.
Dr Aron yang merupakan pengurus Persatuan diabetes Indonesia (Persadia) menerangkan gejala diabetes, yaitu mudah haus dan lapar, sering kencing, berat badan menurun tanpa sebab yang jelas, cepat lelah dan mengantuk, mudah terkena infeksi, luka sulit sembuh. Juga sering kesemutan terutama di kaki, sering timbul bisul, penglihatan kabur, infeksi jamur dan gatal terutama di sekitar kemaluan.
Menurutnya, diabetes tidak pandang usia, baik muda maupun orang dewasa bisa mengalami penyakit ini. Faktor penyebab diabetes melitus yaitu keturunan, stress, gaya hidup, pola makan tidak teratur dan jarang atau kurang berolahraga. Sedangkan untuk mencegah penyakit tersebut diantaranya berhenti merokok, hindari terlalu sering mengkonsumsi minuman yang manis, atur porsi makan dan olahraga teratur.
“Diabetes melitus disebabkan karena tubuh kekurangan insulin atau jumlah insulinnya cukup, namun tidak mampu bekerja dengan baik. Insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah, yang bekerja dengan cara merangsang sel-sel tubuh agar menyerap gula dan meningkatkan jumlah gula yang disimpan dalam hati,†ujarnya.
Karena itu, disarankannya, untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara mandiri merupakan usaha yang terpenting dalam pengendalian diabetes. Untuk mencapai gula darah yang terkendali agar memeriksa gula darah beberapa kali sehari atau sesuai petunjuk dokter.
Sementara Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan RS Imelda Dr Imelda Liana Ritonga S.Kp, M.Pd, Mn mengatakan, pihaknya memberikan edukasi dan sosialisasi tentang DM ini kepada masyarakat sekitar rumah sakit, keluarga pegawai dan pasien DM. “Tujuannya agar masyarakat sehat dan tau bagaimana membuat kadar gula darah stabil atau terkontrol,” jelasnya. (W04)
Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris Jangan Rendahkan Martabat Wartawan
kota
Dorong Geliat Ekonomi Lokal, BRI BO Sibuhuan Kunjungi Calon Agen Brilink Baru
kota
Layanan Kesehatan Masyarakat Nias Utara Semakin Baik,Pemprov Sumut Terus Dorong Optimalisasi Sejak 2019
kota
Mendukung Program BSPS, BRI BO Sibuhuan Berikan Fasilitas Layanan ke Masyarakat Penerima Bantuan
kota
Diduga Kelalaian Sistemik, Tokoh Pemuda Sumatera Utara Desak Kasus Tabrakan Maut Sibolangit Diusut Hingga Perusahaan
kota
Dukung Program TJSL,BRI BO Sibuhuan Lakukan Survei Kecalon Penerima Bantuan
kota
Kisah Chaidir Saleh, Beri "Sentuhan" Manisnya Melon Premium untuk Petani Milenial
kota
Ledakan Terjadi di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Alami Rusak
kota
Dianggap Rendahkan Profesi WartawanPWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda
kota
Diduga Bayi Alami Patah Tulang Saat Persalinan di Puskesmas Binanga, Keluarga Kecewa, Aktivis Desak Investigasi
kota