Sabtu, 13 Juni 2026

Setahun Buron, Seorang Supir Angkot Pelaku Penganiayaan Seprofesi Dijebloskan ke RTP Polsek Deli Tua

Administrator - Sabtu, 14 November 2020 13:48 WIB
Setahun Buron, Seorang Supir Angkot Pelaku Penganiayaan Seprofesi Dijebloskan ke RTP Polsek Deli Tua

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Kepolisian Sektor (Polsek) Deli Tua Polrestabes Medan menjebloskan seorang pria berinisial LMR (23), warga Komplek Perumahan KPUM, Desa Mekar Sari, Kecamatan Delitua.

Pria yang berprofesi sebagai supir angkot KPUM ini ditangkap di Jln. Gambar No.76 Gg Baru, Kecamatan Medan Kota, Jumat (13/11/2020) siang pukul 12.30 Wib, gegara melakukan penganiayaan terhadap, M Nurdin Siregar (23) yang juga berprofesi sebagai supir angkot warga Jalan Brigjen Hamid Gg Tapian Nauli No. 33, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor.

“Pelaku ditangkap setelah sempat setahun buron atas perbuatan melakukan penganiayaan terhadap korbanya yang juga sama berprofesi sebagai supir angkot,” kata Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Martua Manik SH, Sabtu (14/11/2020).

Lanjut diterangkan Kapolsek bahwa pelaku ditangkap atas laporan korban dengan Nomor : LP/833/VI/2019/SPKT/Sek Delta tanggal 30 Juni 2019 lalu.

Dibeberkan AKP Zulkifli, pada Minggu 30 Juni 2019 lalu sekira pukul 18.00 WIB, telah terjadi penganiayaan terhadap korban di Jalan Besar Delitua yang dilakukan oleh pelaku dengan cara memukuli korban dengan menggunakan tangan.

Akibat penganiayaan itu sambung orang nomor satu di Mapolsek Deli Tua ini, korban mengalami luka berdarah pada bagian bibir dan kepala benjol. Motif kejadian akibat selisih paham sesama supir angkot,” ungkap AKP Zulkifli.

Kemudian tambah Kapolsek, setelah pelaku melarikan diri selama setahun ke kampungnya di Silangit, Kabupaten Tapsel, pelaku kita amankan dan dibawa ke Polsek Delitua untuk diproses sesuai undang-undang yang berlaku,” ungkap AKP Zulkifli.

Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkas AKP Zulkifli Harahap.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kejari Medan Tahan Mantan Dirut PT Graha Konstruksi Sejati Kasus Dugaan Penggelapan
Bupati Solok Sambut Kunjungan Bupati Tanah Datar, Perkuat Komitmen Jaga Kondusivitas dan Sinergi Antar Daerah
Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Tunjukkan Kepedulian terhadap Korban Bencana Sepanjang 2025
Kampung KB Nagari Tanjung Balik Ikuti Seleksi Wawancara Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Nasional Tahun 2026
Tim TP PKK Sumut Monitoring UP2K di Paluta, Bupati Reski Basyah: Program PKK Harus Berdampak Nyata untuk Kesejahteraan Warga
Momen Mengharukan di Paluta! Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Motivasi 116 Murid TK Kemala Bhayangkari Raih Cita-Cita
komentar
beritaTerbaru