Kamis, 23 Juli 2026

Alasan Sakit, Terdakwa Perkara Dugaan korupsi PAD Labusel Menolak Sidang

Administrator - Senin, 10 Agustus 2020 11:10 WIB
Alasan Sakit, Terdakwa Perkara Dugaan korupsi PAD Labusel Menolak Sidang

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co Beralasan sakit, dr Daschar Aulia menolak memberikan keterangan  selaku terdakwa dalam persidangan secara virtual di ruang Cakra-8 Pengadilan Tipikor pada PN Medan, Senin (10/8/2020).

“Saya gak bisa jawab, saya sakit pak..,” katanya lewat layar monitor kepada majelis hakim tipikor diketuai Syafrin Batubara .

“Kalau terdakwa sakit, ada tatacaranya. Gak bisa sekadar diucapkan, tapi harus menggunakan surat dokter dari rumah sakit yang diunjuk,” balas Syafrin.

Meski telah dijelaskan, terdakwa Daschar Aulia tetap bertahan dan mengaku sakit. Bahkan, penasihat hukumnya telah menyerahkan surat dokter, namun bukan dari rumah sakit yang direkomendasikan

” Kalau memang sakit harus mohon pembantaran, tapi harus dari rumah sakit yang ditunjuk bukan surat keterangan dari dokter umum,” jelas hakim Syafin Barubara.

Ujungnya, hakim menunda persidangan selama dua minggu untuk memberi kesempatan kepada penasihat hukum terdakwa, Pratiwi Utami untuk melengkapi administrasi permohonan pembantara.

” Ya sudah.., sidang ditunda selama dua pekan untuk memberi kesempatan penasihat hukum mengurus administrasi permohonan pembantaran, ” tegas hakim.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riamor Bangun sempat terlihat kecewa dengan sikap terdakwa yang tak bersedia memberikan keterangan dipersidangan.

” Saya lihat dia sengaja mengulur-ngulur waktu,” kata Kasipidsus Kejari Labusel ini kepada awak media, usai sidang.

Seperti diketahui, dr Daschar Aulia (49), Direktur RSU Kota Pinang diduga melakukan tindak pidana korupsi dana PAD Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara  sebesar Rp 1,5 milyar.

Dia didakwa bersama-sam Rahmawati Hasibuan, bendahara RSU Kota Pinang .Dalam perkara ini, sejumlah saksi telah diperiksa dan dimintai keterangan. Namun giliran terdakwa Daschar Aulia akan diperiksa, dia menolak dengan alasan sakit.

Disebutkan, perbuatan keduanya telah merugikan keuangan negara, terkait Pengelolaan Keuangan RSUD Kotapinang TA 2014 yang bersumber dari penerimaan UP/Ganti Uang (GU) dan PAD sebesar Rp. 1.511.427.219,00 (zul)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu di Perairan Kuala Bangka Labura.
Aksi di Medan, Mahasiswa: Jangan Hanya Eks Kadis PMD, Bupati Samosir Juga Harus Diusut
DPW Tani Merdeka Aceh Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Program MBG dan Sejahterakan Petani
Mendesak Copot Kadis Perhubungan, GEMPPAR Geruduk Tiga Instansi di Asahan, Kejari Janji Tindak Lanjut Dugaan Pelanggaran Hukum
Pemkot Tanjungbalai dan Kanwil Kemenkum Sumut Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual Melalui Kerja Sama
Kadis Koperasi dan UKM Sumut: 17.994 Koperasi Jadi Pilar Penguatan Ekonomi Rakyat, UMKM Tembus 1,4 Juta Unit
komentar
beritaTerbaru