PSMS Menang Telak 6-0 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
SERDANG BEDAGAI | SUMUT24
Baca Juga:
Diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha, 2 orang yang mengaku anggota F.SP-TSI – K.SPSI Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) diciduk Tekab Scorpions Satreskrim Polres Sergai, rabu (5/8/2020) sekira pukul 16.00 WIB.
Keduanya dibekuk oleh personel Satreskrim Polres Sergai di Dusun III Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Sergai. Kedua pelaku tersebut yakni, Hariadi alias Dedy (37) dan M. Rifatah Sabura alias Fatah (27) keduanya warga Desa Martebing Kecamatan Dolok Masihul.
Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kasatreskrim AKP Pandu Winata, Kasubbag Humas AKP Sopyan, jumat (7/8/2020) dalam konferensi pers mengatakan, modus kedua tersangka dengan menggunakan identitas lembaga tersebut meminta sejumlah uang kepada pengusaha.
“Modusnya dengan mengaku sebagai anggota F.SP-TSI – K.SPSI xan meminta sejumlah uang kepada salah seorang pengusaha. Dari penyelidikan, salah seorang pelaku yakni Hariady alias Dedi merupakan tahanan asimilasi Lapas Labuhan Ruku, Batubara dan merupakan DPO dari Polres Tebing (kasus curas minimarket Indomaret tahun 2018),”ungkap Kapolres AKBP Robin.
Dijelaskan Kapolres, bahwa penangkapan itu berawal dari laporan Syapala (38) warga Jln Kowilhan Komplek Bumi Johor Asri Blok C No.01 Kel.Batu Penjemuran, Kecamatan Namorambe. Sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/145/VIII/2020/SU/Res Sergai/sek Dolok Masihul tanggal 05 Agustus 2020.
Dimana tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku tersebut terjadi, senin (20/7/ 2020), sewaktu alat berat milik korban sedang beroperasi untuk pengerasan jalan aspal telah di stop oleh pelaku dan meminta uang sebesar Rp.2.235.000 dengan alasan sudah aturan SPTI.
Karena ada ancaman, korban pun terpaksa membayar Rp.2.235.000 dan uang langsung diserahkan dengan tanda terima kwitansi berlogo SPTI. Kemudian, pada tanggal 5 Agustus 2020 pekerjaan selesai dan alat berat akan dibawa kembali, namun pelaku kembali menahan alat berat tersebut dengan alasan minta tambahan, jika tidak diberi lagi, pelaku mengancam peralatan pekerjaan jalan tersebut tidak bisa keluar.
“Merasa diperas, korban kemudahan membuat laporan ke Polres Sergai. Berdasarkan laporan tersebut, personil Satreskrim langsung menuju TKP dan membekuk keduanya,” terang Kapolres.
Dari kedua tersangka, lanjut Kapolres, barang bukti yang berhasil disita yakni 2 lembar kwitansi F. SPTI yang ditanda tangani tersangka, 1 lembar Rancangan Upah Jasa milik SPTI, 1 lembar kertas bertuliskan nilai uang yang harus di bayar saat pekerjaan selesai senilai Rp.2.25 Juta dan uang senilai Rp 500 ribu, dan KTA kedua tersangka.
“Kedua tersangka dijerat Pasal 368 ayat (1) yo pasal 55 Subs pasal 335 ayat (1) KUHPidana Ancaman pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun Penjara,”tandas Kapolres AKBP Robin Simatupang.(Bdi)
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
BIREUEN Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Aceh, Anwar Tgk Rabo, meminta pihak terkait memberikan kejelasan mengenai informasi yang menyebut
News
Tak Ingin Molor, Wali Kota Padangsidimpuan Koordinasi dengan BPKP Soal Percepatan Huntap
News
Pengurus PP Polri Tapsel 20262031 Dikukuhkan, Kompol Purn Daulat Mhd Zein Harahap Jadi Ketua
News
World Cleanup Day di Huta Godang, Wabup Tapsel Jafar Ingatkan Ancaman Erosi dan Perubahan Iklim
News
DPC Hima Lubis Kota Medan Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Wali Kota
Kota
Harmoni Milad ke27 Pendawa Indonesia Sukses dan Meriah
News
JAKARTA Sumut24.co PT Perkebunan Nusantara I (Persero) atau PTPN I terus mengoptimalkan aset perkebunan untuk mendukung penguatan kedaulat
News
Investor China Jajaki Industri Daur Ulang di Deli Serdang
News
RSUD Amri Tambunan Mulai Layani Kateterisasi Jantung, Kasus Serangan Jantung Darurat Ditangani
News