Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
kota
Baca Juga:
- Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
- 22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
- Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
MEDAN I SUMUT24.co Polsek Medan Kota bersama Polrestabes Medan menggelar pra rekonstruksi di lokasi kejadian, samping sekolah Global Prima Jalan Brigjen Katamso. Tersangka dibawa ke lokasi, untuk memperlihatkan caranya melakukan penganiayaan hingga menewaskan dua anak tirinya.
Kedatangan polisi dan tersangka ke lokasi, mengundang ratusan warga, sehingga kawasan tersebut macat total. Warga yang geram dengan perbuatan tersangka memaki-maki tersangka. “Matikan saja,” teriak warga lainnya.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Riko Sunarko dikonfirmasi di lokasi menyebutkan, pra rekonstruksi berlangsung di dua lokasi. Pertama di rumah kontrakan tersangka Rahmadsyah dibelakang Global Prima, dan kedua di lokasi penemuan jenazah.
“Ada 17 adegan, dimulai saat kedua korban menonton tv di rumah kontrakan, Jumat (19/06/2020) malam. Kemudian dua korban meminta uang untuk beli es krim, namun tersangka menjawab tidak ada uang. Berdasarkan keterangan tersangka dua anak tirinya terus memaksa beli es krim, dan sempat menyebut dirinya pelit dan menyebut mencari bapak baru,” ujar Kapolrestabes.
Karena ucapan itu, tersangka kesal dan membenturkan kepala dua bocah itu ke dinding hingga tak sadar. Dia kemudian mengangkat keduanya keluar dan membawa ke samping Global Prima.
Kapolrestabes mengatakan, saat itu dua korban masih bernyawa sehingga tersangka kembali membenturkan kepala dua bocah itu ke dinding Global Prima dan menginjak korban, lalu menyampakkanya ke dalam parit. “Dari gelar pra rekonstruksi dapat dijelaskan ayah tirinya pelaku pembunuhan, dan kami masih mendalami kasus ini,” ujar Kapolrestabes.
Keterangan lainnya menyebutkan, sebelum malam kejadian itu, istri pelaku menitipkan dua anaknya ke rumah orang tuanya tidak jauh dari kediamannya di Jalan Satria, karena siang itu dia bekerja. Kemudian saat malam, dua anaknya datang ke rumah kontrakan ayah tirinya dibelakang Global Prima, dan terjadilah peristiwa naas tersebut. (W05)
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
kota
22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
kota
Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
kota
Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
kota
Medan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan Komisi III DPR RI da
Hukum
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
kota
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
kota
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
kota
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
kota