Bupati Taufik Buka Rakerkab KORPRI Asahan, Perkuat Integritas ASN demi Pelayanan Prima
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Dewan Pengurus K
kota
NAMORAMBE | SUMUT24 Elisa Br Sembring, (14) gadis belia warga Desa Batu Gemuk, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang yang menjadi korban pemerkosaan diduga frustasi dan sempat menenggak racun rumput karena diduga laporannya tidak ditanggapi Polsek Namorambe. Gadis malang ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Sembiring, namun nyawanya tidak bisa ditolong, gadis cantik ini akhirnya meninggal dunia, Rabu (25/5) sekira pukul 04.00 dinihari di RSU Sembiring Deli Tua.
Baca Juga:
Informasinya, nyawa siswi kelas 2 SMP ini tidak tertolong karena racun rumput yang ditenggaknya sudah merusak ginjal dan paru-parunya, selama tiga hari korban dirawat sejak Minggu, 22-25 Mei lalu, korban nyaris tidak sadarkan diri lagi.
Salah seorang keluarga korban mengatakan, saat ini jenazahnya telah disemayamkan dan di kebumikan di kampung kelahiranya di Desa Suka Ndebi, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo.?
“Sudah dikebumikan ini bang, kalau meninggalnya tadi pagi sekitar pukul 04:00 WIB, di rumah sakit,” kata Nahan Sembiring, salah seorang keluarga korban.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerkosaan yang dialami korban terjadi Sabtu (21/5) sekira pukul 22:00 WIB. Saat itu, korban sedang tidur lelap di kamar rumahnya. Saat itu, pelaku MDP (15) warga yang sama, masuk kedalam kamar korban setelah berhasil mencongkel jendela kamar. Berhasil masuk, secara diam-diam, pelaku langsung melucuti pakaian yang dikenakan korban. Dengan paksa, pelaku kemudian berusaha memperkosa korban. Awalnya, korban melakukan perlawanan. Namun MDP,yang disebut-sebut warga sebagai pecandu sabu-sabu dan telah putus sekolah ini seperti orang kesetanan memperkosa korban. Korban mencoba berteriak, tetapi mulut korban di bekap.
Usai memperkosa korban, pelaku pun melepaskan tanganya yang digunakan untuk menutup mulut korban. Disitulah korban langsung berteriak sekeras-kerasnya untuk minta tolong. Mendengar korban berteriak, abang korban yang tidur di kamar lain lantas terbangun dan langsung menuju kamar korban, lalu mendobrak pintu kamar tempat tidur adiknya. Ketika abang korban masuk, MDP telah kabur menyelinap di kegelapan malam lompat dari jendela. Namun, korban masih sempat melihat pelaku lari dengan keadaan telanjang bulat. Akibatnya, pakaian, sendal dan hape milik pelaku tertinggal.
Kejadian tersebut langsung menggegerkan warga. Malam itu juga, keberadaan MDP dicari. Namun sayangnya tidak berhasil ditemukan. Beredar informasi bahwa pelaku telah kabur meninggalkan kampung tersebut.
Selanjutnya, atas saran dari sejumlah keluarga, Minggu, (22/5) sekitar pukul 02.00 dinihari, korban pun dibawa ke Polsek Namo Rambe, guna membuat laporan pengaduan.
Mirisnya, laporan keluarga korban kurang direspon oleh pihak Polsek Namo Rambe dengan alasan Kapolsek Namo Rambe AKP H. Simanjuntak sedang tidak berada di kantor.
Parahnya lagi, bukannya menyarankan korban untuk melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), keluarga korban malah disarankan untuk berdamai. “Laporan kami tidak diterima dengan alasan Kapolsek sedang tidak berada di Mapolsek. Salah satu petugas kemudian menelpon kepala desa dan menyarankan agar kami berdamai dengan pelaku. Kalau saja cepat ditanggapi, mungkin pelaku bisa tertangkap,” terang Nahan Sembiring.
Diduga karena mengetahui laporanya tidak direspon serius oleh Polsek Namo Rambe, membuat korban frustasi apalagi harus menanggung aib keluarga. Pada Minggu (23/5) dinihari, korban pun memilih mecoba mengakhiri hidupnya. Didalam kamarnya, korban pun menenggak racun rumput yang sebelumnya telah dipersiapkan.
Korban sempat dilarikan ke RS Sembiring Deli Tua untuk mendapat perawatan medis.? Namun, takdir berkata lain. Pada Rabu, (25/5) sekitar pukul 04.00 subuh, korban akhirnya meninggal dunia.
Terpisah, Kapolsek Namo Rambe, AKP Hasoloan Simanjuntak saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Ipda H. Ginting Rabu, (25/5) membantah pihaknya telah mengabaikan laporan korban. Jika sebelumnya ia mengaku belum ada menerima laporan korban, kali ini ia mengatakan bahwa pihaknya hanya mencoba mendamaikan korban dengan pelaku. (W08)
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Dewan Pengurus K
kota
sumut24.co MEDAN, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, bersa
kota
Medan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, SH., MH., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. Ha
News
Jakarta Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan pengujian materiil terhadap UndangUndang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pe
Hukum
DPRD Sumut Soroti Minimnya Transparansi Data Pengunjung PRSU, Rudi Alfahri Publikasi Bagus, Tapi Tak Sesuai Fakta di Lapangan
News
Kompak! Dua Kapolres Sambangi Kodim 0212/Tapsel, TNIPolri Perkuat Barisan Jaga Sinergitas dan Stabilitas Tabagsel
Hukum
HAN 2026 di Paluta Raih KLA Pratama, Pemkab Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak dan Generasi Emas
kota
Asumut24.co ASAHAN, Mega proyek pengendalian banjir Sungai Asahan senilai lebih Rp15 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., memimpin langsung peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke42 Tahun 2026 yang be
News
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu di Perairan Kuala Bangka Labura.
kota