Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
SERGAI | SUMUT24 Aksi nelayan yang menggunakan alat tangkap pukat trawl di perairan Serdang Bedagai (Sergai) kian mengganas, dengan jumlah ratusan unit yang berasal dari luar Sergai tersebut dengan terang terangan meneror dan mengancam nelayan tradisional yang ada Sergai.
Baca Juga:
Seperti yang terjadi pada Sabtu malam (14/5), kawanan nelayan pukat trawl menabrak dengan sengaja jaring ikan milik nelayan tradisional yang dipasang sekitar 10 mil dari bibir pantai tepatnya diperairan Pantai Cermin. Padahal dilokasi itu sudah diberi tanda berupa lampu kode olah nelayan tradisional, namun kenyataannya kawanan pukat tersebut tetap melanggarnya.
Kejadian itu dialami oleh nelayan tradisional Sergai yakni aser (45) warga Dusun III Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin, Rusli (52) warga Dusun III Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, dan Rudi (54) warga Dusun II Desa Desa Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu.
Didampingi Ketua Koordinator Forum Aliansi Organisasi Masyarakat Dan Nelayan Sergai, Irwan Shahril dan Koordinator Forum Aliansi Organisasi Masyarakat dan Nelayan Sumut, Sutrisno kepada SUMUT24, Minggu (22/5) menuturkan, bahwa Mereka bertiga (Nelayan-red) telah menjadi korban keganasan nelayan pukat trawl dari luar Sergai. Akibatnya, para nelayan mengalami kerugian Rp5 juta hingga Rp10 juta.
“Bukan itu aja, para kawanan pukat trawl juga melakukan pengancaman dan meneror para nelayan tradisional jika berani melaporkan kepolisi,†ucap Aser.
Sementara itu, Ketua Koordinator Forum Aliansi Organisasi Masyarakat Dan Nelayan Sergai, Irwan Shahril mengatakan, sebelum kejadian ini, sebelumnya nelayan pukat trawl juga telah bertindak anarkis terhadap nelayan tradisional pada 23 Agustus 2015 dialami Sulaiman (50) warga Desa Bogak Besar Kecamatan Tanjung Beringin dan Buyung warga Desa Sialang Buah, selain kapal keduanya ditabrak hingga tenggelam dan hilang, keduanya pun dianiaya hingga mengalami luka-luka.
“Terakhir perlakuan yang sama juga dialami Armain (36) warga Desa Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin pada 3 Maret 2016 lalu, selain sampannya rusak, dia juga dianiaya oleh ABK kapal pukat trawl asal Batu Bara hingga terluka dan menjalani perawatan di rumah sakit, meski kedua peristiwa telah dilaporkan ke pihak berwajib, namun kasusnya belum terungkap,” terang Irwan.
Diakui Irwan, meski aksi pukat trawl sempat mereda dimasa Kapolres Sergai, AKBP Hernowo Yulianto, tetapi begitu beliau pindah tugas, aksi pukat trawl kembali mengganas bahkan jumlahnya mencapai ratusan unit, sehingga nelayan tradisional was-was saat melaut diperairan sendiri.
“Kami berharap kepada Kapolres Sergai yang baru melalui Satpol Air untuk dapat menindak aksi pukat trawl diperairan Sergai yang jelas-jelas melanggar Permen nomor: 02 tahun 2016 tentang pelarangan penggunaan alat tangkap pukat trawl dan sejenisnya,” harap Irwan Syahril.
Kapolres Sergai melalui Kasat Polair, AKP Edi Plantino saat dikonfirmasi terkait semakin merajalelanya kawanan pukat trawl menyatakan tetap komitmen memberantas aksi pukat trawl di perairan Sergai dan dalam waktu dekat akan melakukan patroli.
“Pihak kita akan tetap komitmen untuk memberantas kawanan pukat trawl yang beroperasi di perairan Sergai, dan kami juga mohon bantuan kepada para nelayan yang mengetahui adanya keberadaan pukat trawl untuk segera melaporkannya,†ucap AKP Edi Palntino.(Bdi)
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota
Polsek Medan Area Tangkap Sekuriti Rampas HP Wanita Lansia saat Duduk di Kursi Roda
kota
3 Korban Tewas Ledakan Grand Polonia Teridentifikasi
kota
sumut24.co MedanWanita Karo Indonesia (WKI) berkolaborasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI menggelar Seminar Dialog Interaktif di Kanto
Umum
Monthly Upgrade Academy Perkuat Pemahaman Sejarah dan Nilai Luhur UNPAB sebagai Fondasi Kemajuan Institusi
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyerahkan hadiah kepada lima wajib pajak asal Kota Tanjung
News