Baca Juga:
Pancur Batu I SUMUT24
Warga Simpang Gardu, Desa Namo Bintang, Kec. Pancur Batu, Kab. Deli
Serdang geram melihat ulah yang dilakoni Risco Novanda Tarigan (30)
warga Jl Jamin Ginting Km 8,5 Gg Nangka, Padang Bulan, Medan ini.
Sambil menahan emosi, warga hanya bisa mengumpat pelaku perampokan
tersebut.
“Kerja kok merampok, bagaimana kalau yang jadi korban nya saudaramu,”
ucap sejumlah warga saat pelaku berhasil diamankan polisi, Senin
(25/11/2019) sekitar pukul 08.00 wib.
Data yang berhasil menyebutkan, awal nya korban Eka Suganda (27)
warga Jl Mesjid, Desa Sekip Gg Kuburan, Kec. Lubuk Pakam, Kab. Deli
Serdang menumpang salah satu angkutan umum. Dimana korban hendak
menuju Berastagi dengan keperluan suatu hal. Yang mana korban duduk
disebelah sopir tepat disamping pintu kiri depan sambil asyik mengutak
ngatik hp milik nya tersebut.
Tanpa disadari oleh korban yang diduga sudah menjadi incaran pelaku,
angkutan yang ditumpangi korban berhenti dikarenakan ada penumpang
yang hendak naik. Saat posisi angkutan berhenti, mendadak korban
terkejut karena hp yang tadinya berada ditangan nya pindah ketangan
pelaku perampok. Sadar akan menjadi korban rampok, korban sempat
berteriak minta tolong. Situasi yang tadinya tenang berubah menjadi
ramai yang akhirnya terdengar ke pihak Polsek Pancur Batu.
Polisi yang mendapat kabar kalau wilayah hukum nya kemasukan rampok
langsung terjun ke lokasi dan tanpa berlama-lama, polisi akhirnya
berhasil meringkus satu dari dua pelaku yang saat itu melintas di Jl
Jamin Ginting tak jauh dari lokasi kejadian. Selain mengamankan
pelaku, polisi juga mengamankan bb sepeda motor jenis honda scopy BK
3661 AIV wrana hitam. Beruntung pelaku berhasil diselamatkan polisi,
dimana warga yang geram nyaris menghakimi pelaku.
Kapolsek Pancur Batu melalui Kanit Reskrim Iptu Suhaily Hasibuan SH
membenartkan telah mengamankan satu dari dua pelaku aski rampok.
“Kita amankan satu pelaku, satu lagi berinisial E umur berkisar 40
tahunan menjadi DPO kita. Dimana peran E sebagai exsekutor dan Risco
sebagai joki nya. Untuk bb hp oppo real me dengan harga Rp. 3 juta
tersebut dibawa kabur pelaku DPO. Kita terus memburu pelaku DPO
tersebut. Untuk pelaku yang sudah kita amankan, pelaku ini ternyata
resedivis,” ungkap Suhaily.(red/mt).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News