Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
MEDAN | SUMUT24 Lima pemilik sabu 17,445 Kg menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (19/4). Kelimanya yakni Bambang Zulkarnain Sayuti, Sofyan Dalimunthe, Dedy Guntary Panjaitan, Saiful Amri alias Amat dan Julianto alias Yan, dalam berkas perkara terpisah, terancam hukuman mati.
Baca Juga:
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap transaksi peredaran Narkotika jenis sabu seberat 17.445 Kg di dekat sebuah SPBU di daerah Medan, Sumatera Utara.
“Dalam jaringan ini, lima pelaku diamankan di tiga tempat berbeda. Kasus ini berhasil dibongkar berkat informasi tentang adanya transaksi Narkotika di kawasan Jalan Lintas Sumatera Rampah Kiri Serdang Bedagai, Medan, Sumatera Utara,” ucap Jaksa.
Lanjut Jaksa, Petugas BNN melakukan pengintaian di dekat sebuah SPBU di kawasan tersebut dan akhirnya berhasil mengamankan dua kurir yakni Sofyan Dalimunthe, Dedy Guntary Panjaitan pada 17 Desember 2015.
Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menyita 17 bungkus plastik bening yang didalamnya terdapat sabu seberat 17,445 kg. Menurut pengakuan Sofyan Dalimunthe dan Dedy Guntary Panjaitan, barang tersebut akan diantarkan kepada seorang kurir lainnya.
Kemudian, pada 18 Desember 2015, dini hari, petugas melakukan controlled delivery dan berhasil mengamankan Saiful Amri alias Amat selaku kurir sesaat setelah menerima sabu tersebut dari Dedy Guntary dan Sofyan Dalimunthe di daerah Jalan DR. Mansyur Padang Bulan Selayang, Medan Selayang.
Saiful Amri mengaku, sabu tersebut rencananya akan diserahkan kepada Bambang Zulkarnain Sayuti, yang berada di daerah Deliserdang Medan. Pada 18 Desember 2015, sekitar pukul 22.30 WIB, petugas melakukan pengembangan untuk mengamankan Bambang Zulkarnain. Pria ini akhirnya dibekuk di daerah Tembung Percut Deliserdang, Medan.
Dari pengembangan, ternyata sabu 17,445 kg itu dikendalikan oleh Julianto alias Yan yang tengah menjalani hukuman di Lapas Tanjung Gusta Medan.
“Kelima terdakwa diancam dengan Pasal 114 jo Pasal 112 Jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan hukuman maksimal berupa hukuman mati,” paparnya.
Usai persidangan, penasehat hukum kelima terdakwa Amri SH mengaku tidak akan menyampaikan eksepsi. Majelis hakim menunda persidangan pada pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan jaksa. (W05)
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota
Polsek Medan Area Tangkap Sekuriti Rampas HP Wanita Lansia saat Duduk di Kursi Roda
kota
3 Korban Tewas Ledakan Grand Polonia Teridentifikasi
kota
sumut24.co MedanWanita Karo Indonesia (WKI) berkolaborasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI menggelar Seminar Dialog Interaktif di Kanto
Umum
Monthly Upgrade Academy Perkuat Pemahaman Sejarah dan Nilai Luhur UNPAB sebagai Fondasi Kemajuan Institusi
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyerahkan hadiah kepada lima wajib pajak asal Kota Tanjung
News