Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
MEDAN|SUMUT24
Baca Juga:
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) akan mengumumkan nama-nama tersangka pada dugaan korupsi pembangunan pabrik mini kelapa sawit dan Labotorium di Perguruan Tinggi Kimia Industri (PTKI) Medan, senilai Rp 5,6 milar.
“Dalam minggu ini kita akan umumkan nama tersangka,” ungkap Netty Silaen SH, selaku kepala tim (Katim) penyidikan Kasus dugaan korupsi PTKI Medan, saat dikonfirmasi di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (12/4).
Disebutkan Netty, dia bersama anggota penyidik sudah melakukan gelar perkara secara internal (ekspos) dihadapan Wakil Kepala Kejati Sumut, Baginda Polin Lumbangaol pada hari Senin (11/4) kemarin.
“Jadi, Pak Waka Kejatisu mengatakan siapkan waktu dua hari kedepan untuk penetapan tersangka. Karena, Pak Waka Kejatisu sudah Acc (setuju),” tuturnya.
Meski penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu sudah mengantongi nama tersangka dalam kasus korupsi di perguruan tinggi berplat merah itu. Namun, Netty enggan membeberkan hal tersebut.
“Nanti aja lah, yang penting sudah ada barang (tersangka) itu,” sebutnya.
Selain itu, pihaknya sudah melakukan ekspos bersama tim audit Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumatera Utara. Untuk penghitungan kerugian negara di perguruan tinggi milik negara ini.
“Ekspos sama BPKP sudah. Termasuk sebagai berkas untuk bahan audit juga kita berikan kepada BPKP juga,” jelas Netty Silaen.
Dia menyebutkan setelah penetapan penyidikan (Dik) pada tanggal 29 Januari 2016, lalu. Timnya sudah melakukan pemeriksaan saksi sekitar 15 orang, terdiri dari Direktur PTKI Medan, Ir H Mansyur MSi selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), Hamdan selaku pejabat pembuat komitmen (PKK) dan pihak rekanan berasal dari Jakarta Selatan (Jaksel).
“Pada bulan Febuari lalu, kita melakukan pemeriksaan dari pihak distributor (rekanan) di Jakarta Selatan (Jaksel). Ada 10 saksi kita minta keterangan di Jakarta Selatan,” jelasnya.
Untuk diketahui, Kejati Sumut tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik mini kelapa sawit dan Labotorium di Perguruan Tinggi Kimia Industri (PTKI) Medan, senilai Rp 5,6 milar.
Pembangunan pabrik mini kelapa sawit dan Labotorium di PTKI Medan itu, bersumber dari APBN tahun anggaran (TA) 2013. Dengan perincian pembangunan pabrik mini kelapa sawit senilai Rp 2,8 miliar dan Labotorium Rp 2,8 miliar.(Iin)
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota
Polsek Medan Area Tangkap Sekuriti Rampas HP Wanita Lansia saat Duduk di Kursi Roda
kota
3 Korban Tewas Ledakan Grand Polonia Teridentifikasi
kota
sumut24.co MedanWanita Karo Indonesia (WKI) berkolaborasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI menggelar Seminar Dialog Interaktif di Kanto
Umum
Monthly Upgrade Academy Perkuat Pemahaman Sejarah dan Nilai Luhur UNPAB sebagai Fondasi Kemajuan Institusi
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyerahkan hadiah kepada lima wajib pajak asal Kota Tanjung
News