Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
kota
BINJAI | SUMUT24.co
Baca Juga:
- Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
- Pemkab Madina Siapkan Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD, BRI hingga Pusat Rehabilitasi Masuk Rencana
- MAHAJAYA Jadi Wadah Persatuan Marga Harahap, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Sambut Sinergitas Baru
Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) Kota Binjai, menggelar aksi demo di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai Jalan T. Amir Hamzah, Kec. Binjai Timur, Kota Binjai, Senin (5/11) sekira pukul 10.00 WIB.
Aksi demo tersebut adalah satu bentuk dukungan yang diberikan para mahasiswa kepada pihak Kejari Binjai dalam penanganan tindak pidana korupsi di kota rambutan. Di mana salah satunya adalah penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan alat peraga sekolah dasar se-Kota Binjai dengan nilai pagu sekitar 1,3 miliar.
Dalam aksi unjuk rasa kali ini, para mahasiswa meminta kepada Kejari Binjai, agar terus memproses serta mendalami aktor intelektual dari perkara dengan sumber dana DAK tahun 2011 tersebut.
Selain itu, para mahasiswa melalui koordinator aksi Muslim Hidayat, mengutarakan enam poin tuntutan mereka yang harus segera dipenuhi oleh pihak Kejari Binjai, yaitu, meminta Kejari menuntaskan perkara korupsi alat peraga SD di Dinas Pendidikan Binjai Tahun 2011.
Meminta kepada pihak Kejari menahan ke 11 tersangka kasus korupsi alat peraga SD, meminta Kejari mengungkap siapa dalang dari kasus korupsi alat peraga SD, Proses semua pejabat yang terlibat dalam kasus korupsi yang ada di Kota Binjai, meminta Kejari mengaudit semua SKPd yang ada di Kota Binjai agar kasus seperti ini tidak terulang lagi, dan apabila tuntutan ini tidak dipenuhi mereka akan kembali melakukan aksi dengan masa yang lebih banyak.
Setelah mendengar tuntunan dati para mahasiswa, Kajari Binjai yang diwakili Kasi Intel Kejari Binjai Erwin Nasution mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti tuntuan tersebut.
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah mengawal kasus ini. Sebelumnya saya ingin menyampaikan kalau pak Kajari tengah berada di Jakarta untuk keperluan dinas, namun semua tuntutan akan kita tindak lanjuti,” ucap Erwin.
Erwin juga meyakinkan para mahasiswa, kalau pihak Kejari tidak pernah main-main dalam menangani kasus korupsi di Kota Binjai.
“Kita tidak pernah main-main untuk penindakan perkara korupsi, namun menjawab pertanyaan mahasiswa soal kenapa baru satu dari kesebelas tersangka yang ditahan, itu karena yang lain masih bersikap kooperatif, sesuai dengan penilaian sobjektif dan objektif dari penyidik,” terangnya. (RFS)
Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
kota
Pemkab Madina Siapkan Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD, BRI hingga Pusat Rehabilitasi Masuk Rencana
kota
MAHAJAYA Jadi Wadah Persatuan Marga Harahap, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Sambut Sinergitas Baru
kota
Nashya Balqish Efendvy Siregar Harumkan Nama Medan, Juara I Desain Poster FLS3N Sumut
kota
Polres Tapsel Raih Nilai IKPA Sempurna 100 dari Kemenkeu, AKBP Anton Santoso Bukti Komitmen Kelola Anggaran Secara Transparan
kota
Pria 44 Tahun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bertransaksi Sabu,Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Sita Barang Bukti 1,36 Gram
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Sambangi KPPN, Bahas Penguatan Sinergitas dan Koordinasi Kelembagaan
kota
Di Hari Bhakti Adhyaksa 2026, Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Sambangi Kejari Tapsel, Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Narkoba
kota
Momen Hangat! Kapolres Padangsidimpuan Datangi Kejari, Bawa Surprise di Hari Bhakti Adhyaksa
kota
Rapat Paripurna DPRD Tapsel Soroti APBD 2025, Gus Irawan Ungkap Capaian Keuangan Daerah yang Positif
kota