Polda Sumut Ungkap Korupsi Pasar Ikan Modern Sibolga, Empat Tersangka dan Kerugian Negara Rp5,03 Miliar
Polda Sumut Ungkap Korupsi Pasar Ikan Modern Sibolga, Empat Tersangka dan Kerugian Negara Rp5,03 Miliar
News
Baca Juga:
Banda Aceh — Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh yang digelar di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (30/7/2026), berlangsung sengit, dinamis, dan penuh warna. Forum tertinggi organisasi perusahaan pers di Aceh ini menjadi ajang adu gagasan sekaligus pertarungan demokratis yang berlangsung ketat. Mukhtaruddin Usman CEO Media Aceh unggul tipis atas pesaingnya, Zulfikar pemilik Media FA News. Dari total 37 suara sah, Mukhtaruddin meraih 19 suara, sementara Zulfikar memperoleh 18 suara. Selisih satu suara tersebut menjadi penentu kembalinya Mukhtaruddin memimpin SPS Aceh untuk periode berikutnya.
Sidang Musda dipimpin Ketua Steering Committee (SC) Muhammad Saleh pimpinan Media Modus Aceh, didampingi anggota Barlian dan Safrizal berlangsung alot dan diwarnai perdebatan panjang, khususnya terkait mekanisme pencalonan dan tata tertib pemilihan.
Suasana sempat memanas ketika salah satu peserta Tarmilin menyampaikan pandangan dengan nada tinggi. Beberapa peserta lain dari pihak yang sama bahkan berdiri untuk menyampaikan interupsi. Forum pun beberapa kali diskors guna meredam ketegangan sekaligus mencari titik temu.
Dalam proses pencalonan, satu nama yang sebelumnya digadang-gadang maju sebagai calon ketua, Tarmilin, dinyatakan tidak memenuhi syarat. Keputusan tersebut sempat memicu perdebatan, namun Tarmilin menunjukkan sikap legawa dengan menerima hasil forum. Ia bersama Azhari kemudian sepakat mengusulkan Zulfikar sebagai kandidat, sehingga kontestasi mengerucut pada dua nama, yakni Zulfikar dan Mukhtaruddin Usman.
Memasuki tahap pemungutan suara, dinamika kembali menguat. Kubu Zulfikar menginginkan pemilihan dilakukan secara tertutup, sementara kubu Mukhtaruddin Usman menghendaki pemilihan secara terbuka. Setelah melalui pembahasan, suasana kembali kondusif dan proses pemilihan berjalan tertib.
Para peserta menggunakan hak pilihnya secara hati-hati dan penuh tanggung jawab. Proses penghitungan suara disaksikan langsung oleh seluruh peserta, menciptakan suasana hening yang dipenuhi rasa penasaran.
Hasilnya, dari 37 suara sah, Mukhtaruddin unggul satu suara dan menjadi penentu kembalinya Mukhtaruddin memimpin SPS Aceh untuk periode berikutnya.
Tipisnya selisih suara mencerminkan kuatnya persaingan sekaligus tingginya partisipasi anggota dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Meski berlangsung ketat, seluruh rangkaian pemilihan berjalan tertib, transparan, dan tetap dalam koridor demokrasi.
Para peserta Musda yang merupakan perwakilan perusahaan pers di Aceh menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Perbedaan pilihan tidak mengurangi semangat kebersamaan, yang justru semakin menguat pascapemilihan.
Kemenangan Mukhtaruddin Usman disambut dengan apresiasi dari peserta Musda. Sejumlah pihak berharap kepemimpinannya ke depan mampu memperkuat soliditas internal organisasi serta meningkatkan peran SPS Aceh dalam menghadapi tantangan industri pers yang semakin kompleks, khususnya di era digital.
Dalam sambutannya usai terpilih, Mukhtaruddin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh pihak, termasuk kompetitornya, demi memperkuat organisasi.
"Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan kita bersama. Saya mengajak seluruh anggota SPS Aceh untuk bersatu, menjaga kekompakan, dan bersama-sama memajukan perusahaan pers di Aceh," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, profesionalisme media, serta menjaga independensi pers di tengah derasnya arus informasi yang semakin cepat dan kompetitif.
Musda ke-III SPS Aceh tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga momentum konsolidasi organisasi. Forum ini diharapkan mampu memperkuat peran perusahaan pers sebagai pilar demokrasi sekaligus penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya kepada masyarakat.
Dengan kembali terpilihnya Mukhtaruddin Usman, SPS Aceh diharapkan semakin solid dan mampu berkontribusi lebih besar dalam mendorong kemajuan pers daerah, meningkatkan kualitas pemberitaan, serta menjaga integritas dan profesionalisme insan pers di Aceh.(**)
Polda Sumut Ungkap Korupsi Pasar Ikan Modern Sibolga, Empat Tersangka dan Kerugian Negara Rp5,03 Miliar
News
SMSI Aceh Besar Audiensi dengan Bupati, Pelantikan Dirangkai Maulid dan Penganugerahan Tokoh
News
JMSI Tabagsel Desak 5 Polres Perketat Pengawasan Vape, Ucok Rizal Jangan Beri Celah Narkoba Berkedok Rokok Elektrik!
News
Dari Curhat ke Bupati, Anjar Akhirnya Kembali Mengenakan Seragam Sekolah
News
Dini Hari Timsus Serigala Sakti Polres Palas Turun ke Jalan, Curanmor dan Begal Jadi Incaran
News
Urus KTP, KK dan Akta di Medan Gratis 100 Persen, Baginda P. Siregar Minta Petugas Layani Warga dengan Ramah
News
BRI ADA UNTUK NEGERI DENYUT NADI EKONOMI RAKYAT DARI SABANG SAMPAI MERAUKEOleh H. Syahrir NasutionJika kita bertanya, bank apa yan
News
Muscab HAIPB 20262030 Berjalan Sukses, Sudarija Terpilih Menjadi Ketua.
News
sumut24.co MedanPelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Sumatera Utara hingga 30 September 2026 menunjukkan
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Proyek pengecoran beton Jalan Gambas di Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, yang menelan anggaran hampir Rp
News