Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
kota
Baca Juga:Paska kasus penganiayaan bersama sama berujung pembacokan terhadap, Angga Simanjuntak dilakukan sekelompok pereman pada, Minggu (18/1/2026) pagi dini hari pukul 03.00 Wib lalu diarea Tempat Hiburan Malam New Zone (THM NZ), keluarga korban (Angga Simanjuntak) sebut penyidik Polsek Medan Kota, Polrestabes Medan terkesan tidak profesional. Pernyataan itu disampaikan istri korban, Meuthia Balqis dan keluarga kepada wartawan, Sabtu (14/2/2026).
- Buah Sawitnya Tidak Diterima, MS Toke Sawit Bawa Massa Ormas ke PT HSJ
- Peringatan Harganas Ke-33, Wakil Wali Kota Tanjungbalai: Ketangguhan Keluarga Kunci Hadapi Disrupsi Global
- 150 Anak Ikut Khitanan Massal Gratis, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Apresiasi Kolaborasi TP PKK dan Berbagai Mitra
"Kasus yang menimpa suami saya (Angga) adalah kasus percobaan pembunuhan. Karena, dari luka bacok dilami suami saya dilakukan para pelaku begitu sangat sadis agar suami saya mati," ujar, Meuthia Balqis istri Angga Simanjuntak kepada wartawan, Sabtu (14/2/2026).
Lanjut Meuthia Balqis yang turut diamini keluarga korban (Angga) menjelaskan rasa kekecewaannya terhadap penyidik Polsek Medan Kota, Polrestabes Medan yang terkesan tidak profesional untuk menangkap para pekaku dan otak pelaku yang mencoba ingin menghabisi nyawa Angga Simanjuntak.
"Dalam kasus yang sudah berjalan 1 (satu) bulan ini, Polsek Medan Kota, baru berhasil menahan 1 (satu) pelakunya. Sedangkan dari rekaman CCTV yang menjadi salah satu alat bukti penguat untuk mengungkap dan menagkap pelaku lainnya berjumlah 20 (dua puluh) orang, polisi terkesan lamban dan kuat dugaan kami, bahwa percobaan pembunuhan terhadap Angga Simanjuntak, polisi ingin mendinginkan kasusnya," ungkap istri dan keluarga korban.
Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan, Budi Sormin yang akrab disapa Busor, berharap agar penyidik Polsek Medan Kota menjalankan tugas pokok dan pungsinya (tupoksi) memegang teguh moto Polri yakni, Melayani, Melindungi dan Mengayomi.
"Artinya, Polri sebagai pelayan masyarakat apalagi menindak lanjuti laporan masyarakat yang notabebenya telah menjadi korban tindak kriminal yang jelas melanggar hukum terkesan mengabaikan. Polisi harus bertindak dan bertugas sebagai penegak hukum yang cekatan dan trampil dalam mengungkap kasus yang nenimpa Angga Simanjuntak," terang Busor.
Terpisah, Polsek Medan Kota, Polrestabes Medan yang dikonfirmasi wartawan terkait seorang dari pelaku telah diamankan dibenarkan Kapolsek Medan Kota melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Pandi Setiawan.(W02)
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
kota
BNCT Dukung Pengembangan Talenta Maritim melalui Vessel Tour Bersama Evergreen dan Akademi Maritim Indonesia
kota
Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen
kota
PRSU Ke50 Angkat Wajah Asli Sumatera Utara, 70 Persen Konten Diisi Putra Daerah
kota
22 OPD dan 10 Instansi Vertikal Ramaikan Pameran PRSU Ke50, Hadirkan Berbagai Layanan Publik untuk Masyarakat
kota
Dewan Komisaris PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara PRSU Harus Jadi Etalase Kebanggaan dan Mesin Ekonomi Baru Sumut
kota
Ketum Bakopam Sumut Ucapkan Selamat HUT ke436 Kota Medan, Dukung Terwujudnya Medan Tangguh dan Maju untuk Semua
kota
Ketum Bakopam Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke80, Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat
kota
Polresta Deli Serdang berhasil amankan Pelaku Judi Togel
kota
Tim URC MIT Jatanras Polda Sumut Ringkus 7 Begal Sadis di Wilkum Polrestabes Medan dan Polres Belawan.
kota