Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ Sumut
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News
Baca Juga:
Medan , Kejaksaan melakukan gerak cepat mengusut dugaan korupsi di Sumatera Utara. Kini sejumlah nama diperiksa, salahsatunya Asisten Umum Pemprov Sumut Muhammad Suib.
Informasi dihimpun, Suib diperiksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jumat 12/9/2025. Dia diperiksa dalam pusaran dugaan korupsi di Pemkab Labuhanbatu Utara sewaktu menjabat Kadis Pengendalian Penduduk dan KB (PPKB) Labura.
Pelaksana Harian (Plh) Kasi Penkum Kejati Sumut, M Husairi, membenarkan pemeriksaan tersebut. "Iya benar. Masih klarifikasi," kata Husairi.
Dugaan korupsi Pemkab Labura diketahui diungkap oleh Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah) pimpinan Edison Tamba. Ada sejumlah nama yang dilaporkannya ke institusi Kejaksaan Agung , di antaranya Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus dan Ketua DPRD Sumut yang merupakan adik kandung Bupati Labura, Erni Sitorus.
Menyikapi gerak cepat kejaksaan itu, Edison Tamba mengapresiasi penegakan hukum tersebut. Sedari awal, pria yang karib disapa Edoy itu yakin dan percaya jajaran Kejaksaan Republik Indonesia mampu menjaga marwah penegakan hukum, terkhusus pengusutan korupsi di Sumatera Utara.
"Kami sangat mengapresiasi gerak cepat pengusutan ini karena kami yakin Kejati Sumut tidak gentar mengusut kasus korupsi. Pemeriksaan ini tentu menjadi langkah membongkar serta memeriksa nama lainnya," kata Edison Tamba.
Disinggung nama lain yang dimaksud, Edoy menjelaskan nama Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus dan Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus juga turut dilaporkan pihaknya pada 19 Agustus 2025 lalu.
"Nama Bupati Labura tentu dilapor karena dia adalah bupati yang patut diperiksa terkait dugaan korupsi di Pemkab Labura," kata Edoy.
Menurut Edoy, Pemkab Labura memiliki rekam jejak yang buruk terhadap upaya pemberantasan korupsi. Bahkan Bupati sebelumnya, yakni Kharudin Syah Sitorus yang merupakan ayah dari Bupati Labura saat ini, pernah dijebloskan ke penjara karena korupsi DAK.
"Jadi memang dinasti politik di Labura justeru memperburuk upaya pemberantasan korupsi yang gencar digaungkan Presiden Prabowo. Maka itulah kami yakin Kejaksaan gerak cepat melakukan pemeriksaan," kata Edoy.
Diketahui, sejumlah dugaan korupsi yang dilaporkannya itu berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan.
Di antaranya dugaan korupsi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Tahun Anggaran 2019. Di sana ditemukan sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan anggaran. Sebelum perubahan, anggarannya Rp8.060.595.824. Setelah perubahan menjadi Rp 8.239.452.544.
Kemudian belanja tidak langsung sebelum perubahan Rp2.347.564.500, setelah perubahan Rp2.217.832.500. Terdapat pengurangan Rp129.732.000.
Menurut Edoy, kenaikan dan penurunan anggaran tersebut tidak diikuti dengan penjelasan rinci dalam laporan pertanggungjawaban. Kemudian kegiatan Administrasi dan Peningkatan Aparatur Kepala Dinas P2KB, Muhammad Suib, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), mengalokasikan Rp4.152.125.900 dengan realisasi Rp3.954.292.253.red
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News
sumut24.co MedanPerhelatan festival kopi tahunan terbesar di tanah air, Kopi Fest Indonesia (KFI) 2026, resmi membuka rangkaian turnya tah
Ekbis
sumut24.co MedanSebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&B dan pencinta rasa, Kort Chocolate turu
Ekbis
sumut24.co MedanSebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&B dan pencinta rasa, Kort Chocolate turu
Ekbis
Jakarta Juru bicara (jubir) Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyebut bila penilaian perjalanan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri s
Politik
MEDAN, SUMUT24.CO Polrestabes Medan melalui Tim Jaga Cegah Sigap (JCS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalan
Hukum
Sindikat Curanmor Ditangkap URC MIT Jatanras Polda Sumut Gunakan Gunting Pemotong Gembok Tabrak Mobil Polisi dan Portal
kota
Beraksi di 35 TKP, Komplotan Curanmor Lintas Daerah Akhirnya Dibekuk Jatanras Polda Sumut
kota
Enam Penyerang Polisi Saat Penggerebekan Narkoba di Multatuli Diamankan, Urine Positif Sabu
kota
Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Bentuk 3 Tim URC MIT Tekan Aksi Kejahahan Jalanan dan Begal
kota