BANGUN SINERGITAS, DIR INTEL POLDA SUMUT SALURKAN SEMBAKO KE PB PENDAWA INDONESIA
BANGUN SINERGITAS, DIR INTEL POLDA SUMUT SALURKAN SEMBAKO KE PB PENDAWA INDONESIA
kota
Baca Juga:Gudang yang terletak di Jalan Hiu, Kelurahan Belawan Bahagia, baru-baru ini digeledah oleh tim gabungan yang terdiri dari Kejaksaan, Bais, dan Badan Pengawas Perdagangan. Hasil penggeledahan ini mengungkapkan bahwa minyak subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi nelayan kecil, justru dijual kepada mafia minyak. Hal ini memicu kecaman dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan.
- Tim Gabungan Satresnarkoba dan Polsek Medan Baru Ungkap Gudang Penyimpanan 5 Kg iSabu Jaringan Cina - Malaysia - Indonesia
- Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
- Polrestabes Medan Gerebek Dua Kamar Apartemen Jadi Gudang Penyimpanan Vape Narkoba
Rahman juga mengungkapkan bahwa isu penyaluran minyak subsidi ini pernah dibahas dalam acara Rembuk Nelayan pada Oktober 2022 di Hotel Saka Medan. Dalam acara tersebut, berbagai pihak seperti Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Sumut, BPH Migas, Hiswana Migas, Polair Sumut, Polda Sumut, dan organisasi nelayan turut hadir. Hasil dari rembuk tersebut, HNSI meminta agar dibuatkan STPBN (Sarana Tempat Penyaluran BBM Nelayan) khusus untuk nelayan kecil di pesisir utara Kota Medan.
Namun, usulan tersebut malah diarahkan kepada nelayan untuk membeli minyak menggunakan jerigen di SPBU yang telah ditunjuk oleh Pertamina, berdasarkan surat rekomendasi dari Dinas Kelautan Provinsi Sumut. Hal ini ditolak oleh HNSI karena dianggap rentan terhadap penyelewengan.
Tak hanya itu, HNSI juga pernah beraudensi dengan pihak Pertamina Sembagut dan menyampaikan kekhawatiran yang sama. Bahkan, pada Oktober 2024, sejumlah aktivis HNSI Kota Medan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pertamini, menuntut pengawasan yang lebih ketat terhadap penyaluran minyak subsidi untuk nelayan.
"Kami mengapresiasi langkah tim gabungan Kejaksaan yang akhirnya berhasil mengungkap penyelewengan ini. Kami berharap agar pihak berwenang memproses kasus ini sesuai dengan Undang-Undang No. 22 Tahun 2001 tentang Migas dan memastikan pengawasan yang ketat dari BPH Migas, terutama di wilayah pesisir utara Kota Medan yang rawan terjadi penyimpangan dalam penyaluran minyak subsidi," tambah Rahman.
Proses hukum terhadap para pelaku penyelewengan diharapkan dapat memberikan efek jera dan memastikan bahwa hak-hak nelayan kecil tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. HNSI Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal masalah ini agar nelayan kecil mendapatkan hak mereka yang sesuai.tef
BANGUN SINERGITAS, DIR INTEL POLDA SUMUT SALURKAN SEMBAKO KE PB PENDAWA INDONESIA
kota
Sambut Peluncuran Koleksi Fall/Winter 2026, UNIQLO Hadirkan LifeWear Week di Indonesia Mulai 28 Agustus 2026Jakartasumut24.co Perusahaan ri
Umum
BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege
kota
MEDAN, SUMUT24.CO Rasa syukur dan bahagia disampaikan H. Subandi atas keberhasilan putranya, M. Daffa Verandy, S.H., M.Kn., yang telah menye
Umum
PADANG Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Barat memasuki babak baru. Pelantikan kepengurusan JMSI Sumbar 2026 menjadi moment
News
JAKARTA Presiden Republik Indonesia menerima kunjungan kehormatan delegasi tingkat tinggi dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang dipim
News
JAKARTA Pasar minuman herbal Indonesia kembali mendapat perhatian dari perusahaan besar asal Tiongkok. Guangzhou Pharmaceutical Holdings L
News
Pubukpakam Sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan terhadap neneknenek yang di kriminalisasi dilanjutkan di Pengadilan Negeri Lubuk
Hukum
Rumah Jadi Kedok, Narkoba Jadi Bisnis "IRT" Bandar Narkoba Diciduk Sat Narkoba Polrestabes Medan
News
sumut24.co ASAHAN, Kecepatan dan ketepatan menjadi kunci keberhasilan Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan dalam membongkar k
News