Momen Hangat! Kapolres Padangsidimpuan Datangi Kejari, Bawa Surprise di Hari Bhakti Adhyaksa
Momen Hangat! Kapolres Padangsidimpuan Datangi Kejari, Bawa Surprise di Hari Bhakti Adhyaksa
kota
Medan|SUMUT24 Bulan Ramadhan 1439 H tiba, permainan petasan kembali marak. Hal ini membuat masyarakat khususnya umat muslim merasa terganggu saat menjalani ibadah, baik di waktu subuh maupun saat shalat tarawih.
Baca Juga:
“Ini masih awal Ramadhan jangan sampai ibadah kami terganggu karena suara bising petasan,” tutur Romlah, ibu rumah tangga warga Jalan AR Hakim, Kamis (17/5).
Sementara Polda Sumatera Utara (Sumut) telah memberlakukan pelarangan terhadap petasan, selama pelaksanaan ibadah puasa.
Hal itu diungkapkan Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, bagi siapapun yang kedapatan memainkan petasan akan diberikan sanksi. Sebab hal itu dapat mengganggu ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.
“Sanksinya, bagi yang kedapatan bermain petasan akan dijerat dalam undang undang darurat,” ujarnya.
Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP. Nainggolan juga menegaskan penggunaan semua jenis petasan , bunga api atau kembang api kurang dari 2 inci tidak memerlukan izin pembelian maupun penggunaan.
Importir atau produsen bunga api dengan ukuran kurang dari 2 inci, memiliki izin dari Kapolri atau Kabaintelkam Polri.
“Jadi, agen dan sub agen yang memasarkannya harus dengan memiliki surat keterangan serta daftar jenis barang yang di tandatangani oleh Dirintelkam,” ujar MP. Nainggolan, Kamis (17/5).
Bunga api atau kembang api petasan yang tidak memiliki izin dilarang diperjualbelikan dan dipergunakan. Apabila, ditemukan akan dilakukan tindakan.
Kembang api yang lebih dari 2 inci harus memiliki izin pembelian dan penggunaannya dari Kapolri atau Kabaintelkam dan hanya dapat dipergunakan untuk pertunjukan.
“Kalau kembang api untuk pertunjukan itu harus ada izin dari kepolisian,” ujarnya.
Polda Sumut juga melarang penggunaan petasan di sekitar rumah ibadah, pemukiman, rumah sakit, sekolah, bandara, terminal, pelabuhan dan stasiun kereta api.
Pelarangan penggunaan petasan juga diberlakukan di pusat perbelanjaan, bank, perkantoran dan jalan raya.
“Pihak kepolisian akan memberikan dan memberlakukan sanksi pidana jika ada yang ketahuan melanggar ketentuan,” tegas MP. Nainggolan.(Red)
Momen Hangat! Kapolres Padangsidimpuan Datangi Kejari, Bawa Surprise di Hari Bhakti Adhyaksa
kota
Rapat Paripurna DPRD Tapsel Soroti APBD 2025, Gus Irawan Ungkap Capaian Keuangan Daerah yang Positif
kota
Generasi Madina Harus Bangkit! Sekda, Ketua DPRD dan Kapolres Kompak Kampanye Tolak Narkoba
kota
Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal 128 Ribu Batang ke Bea Cukai Sibolga, Satu Terduga Pelaku Diserahkan
kota
Silaturahmi Perdana ke Pengadilan Negeri, Kapolres Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional
kota
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota