Warga Dairi Keluhkan Jalan Nyaris Putus, Kajiman Sihotang Minta Perhatian Pemerintah.
Warga Dairi Keluhkan Jalan Nyaris Putus, Kajiman Sihotang Minta Perhatian Pemerintah.
kota
PADANGSIDIMPUAN | SUMUT24 Ada ada saja tingkah laku Oknum Pegawai Negeri sipil (PNS) yang satu ini, wanita yang bekerja di kantor dinas pendapatan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) berinisial JT bersama dengan rekannya yang berprofesi sales berinisial IPN, kedua orang ini digerebek warga di Kelurahan Timbangan, Lingkungan 1 Kayu Ombun, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.
Baca Juga:
Saat digrebek warga, keduanya diduga baru selesai menggunakan narkoba jenis sabu. Dari lokasi kejadian, warga menemukan bong yang dipergunakan untuk alat menghisap sabu. Selain itu, warga juga mengamankan barang bukti timbangan.
Menurut informasi yang diperoleh SUMUT24, Minggu (4/12) dari fendi nasution warga yang ikut menggrebek, peristiwa itu berawal saat IPN masuk ke rumah kontrakan JT sejak Sabtu (3/12) pukul 10.00 WIB tidak kunjung keluar rumah hingga malam hari.
Sebelum penangkapan, warga setempat mempertanyakan siapa kawan JT yang ada di dalam rumah kontrakannya.
Namun, saat itu, JT mengaku bahwa dia sendiri di rumah. Pada Minggu (4/12) pukul 00.00 WIB, warga akhirnya kembali mendatangi rumah JT dan mempertanyakan siapa kawannya yang ada di dalam rumah. Ketika warga berbicara dengan JT, tiba IPN muncul dari dalam rumah dan langsung menghardik warga. Saat itu, masyarakat langsung berkumpul dan masuk ke dalam rumah kontrakan JT.
Selanjutnya, warga menghubungi kepala lingkungan setempat. Setelah itu, warga beramai-ramai mengarak kedua oknum yang diduga pasangan selingkuh itu ke Mapolres Kota Padangsidimpuan di Jalan Serma Lian Kosong, Padangsidimpuan.
Sesampainya di kantor polisi, petugas kepolisian langsung menerimanya dan melakukan proses penyelidikan.”Setelah kami grebek, langsung kami giring ke kantor polisi untuk diproses secara hukum,”ujar Edi Mora, Kepling Kayu Ombun, ketika dihubungi wartawan melalui telepon selulernya.
Dijelaskannya, JT sudah 2 tahun tinggal di daerah itu dengan status janda. Sedangkan IPN tamu yang sering datang ke wilayahnya, namun tidak melapor apabila ingin berkunjung ke rumah kontrakan JT. “Oknum PNS itu sudah 2 tahun mengontrak rumah di lingkungan itu,”ujarnya.
Dia berharap agar pihak kepolisian segera melakukan tindakan hukum, sebab, warga selama ini mengaku resah dengan tindakan kedua oknum yang diduga pasangan selingkuh itu.
Terpisah, Kasat Narkoba Polres Kota Padangsidimpuan AKP K Nababan mengakui adanya peristiwa penggrebekan tersebut. Dikatakannya, warga langsung membawa ke dua oknum itu ke kantor polisi.”Memang ada tadi malam, tapi saya belum bisa memberikan keterangan karena saya masih di gereja,”tegasnya ketika dihubungi wartawan melalui telepon selulernya. (Tomps)
Warga Dairi Keluhkan Jalan Nyaris Putus, Kajiman Sihotang Minta Perhatian Pemerintah.
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Jalin Sinergi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Sumut
kota
Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
kota
PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
kota
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Diduga Bebas Beraksi, Pelangsir Angkut 180 Liter Pertalite Subsidi di SPBU Transit Batangkuis
kota