MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pelajar Mandailing Natal (AMP-Madina) demo di depan Mapolda Sumut, Rabu (14/9). Massa menuding Poldasu lambat gelar perkara dugaan penipuan dan penggelepan senilai Rp 600 juta yang dilakukan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution.
“Kami meminta Bapak Kapolda Sumut agar segera melaksanakan gelar perkara dugaan kasus penipuan utang-piutang Bupati Madina terhadap warga Madina (H Tajuddin Pardosi) yang telah dilapor ke Poldasu,” tegas Muda Rizki Siregar, koordinator aksi.
Selain itu, massa juga meminta agar polisi mengusut tuntas aliran dana pinjaman yang dilakukan Bupati Madina yang diduga sebagai dana konspirasi untuk melengserkan Hidayat Batubara yang merupakan Bupati Madina periode 2011-2016.
Kapoldasu juga diminta untuk mendesak Kapolres Madina agar memproses laporan dugaan kasus korupsi pembangunan jembatan beton pada ruas jalan Kampung Kapas-Batu Sondet, Kecamatan Batahan, Madina, yang saat ini diproses di Madina.
Aksi unjuk rasa ini diterima, Kompol A Tarigan SH dari Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut yang mengatakan akan menyampaikan tuntutan mereka kepada atasan.
“Terimakasih atas aksinya, nanti tuntutannya akan kita sampaikan kepada atasan agar segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sementara Kasubdit II Harda Bangtah AKBP Frido Situmorang yang dihubungi wartawan via seluler tidak kunjung mengangkat handphonenya.
Berita sebelumnya, hingga Rabu (14/9), Subdit II Harda Bangtah Ditreskrimum Poldasu belum melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan penipuan dan penggelepan senilai Rp 600 juta yang dilakukan oleh Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution. (W08)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News