Berbagi Bareng Indonesia hadir sebagai Wadah bagi Orang Baik Menyalurkan Kebaikannya
Berbagi Bareng Indonesia hadir sebagai Wadah bagi Orang Baik Menyalurkan Kebaikannya Medansumut24.co Semangat kepedulian dan keinginan untu
News
Langkat | Sumut24 Puluhan ibu rumah tangga( IRT) warga Desa Alur Cempedak Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat mendatangi Kantor Desa, menagih janji Kades tentang bedah rumah yang diprogramkan sejak tahun 2014 lalu, pada Rabu (3/8) sekitar pukul 09:00 WIB.
Baca Juga:
Para IRT paruh baya tampak memadati Kantor Desa Alur Cempedak, suasana yang semula hening tiba tiba menjadi riuh. Mereka minta penjelasan Kades tentang pengutipan dana yang telah diserahkan kepada Tim Pendamping Mayarakat ( TPM) untuk mendapatkan bedah rumah.
Karena Kades tidak ditempat dan menurut Sekretaris Desa Siti Khadijah sedang berobat ke Medan, warga menegaskan jika program bedah rumah tidak terealisasi dalam waktu yang singkat mereka meminta kepada TPM dan Kades mengembalikan uang yang telah diserahkan.
Buk Endang (45) warga Dusun I Desa Alur Cempedak mewakili para ibu paruh baya yang hadir kepada Sumut24 mengatakan , pada 2014 lalu, untuk menjadi penerima bantuan bedah rumah, Kepala Dusun I Nurdin salah seorang Tim Pendamping Masyarakat (TPM) diketahui Kades Surya Dharma meminta uang pelicin kepada mereka dengan jumlah bervariasi antara Rp 200 s/d 300 ribu/KK dan diserahkan secara bertahap, katanya diamini ibu paruh baya lainnya.
Masih sebutnya, saat itu Kadus mengatakan uang yang telah terkumpul akan dipergunakan Kades untuk biaya operasional menjemput program ke Jakarta. Berkeinginan akan mendapatkan bedah rumah, meski dengan cara berhutang warga memberikan dana yang diminta.” Tega teganya mereka menipu kami, padahal uang yang kami serahkan sebahagian dari hasil upah cuci pakaian”, ucap warga kesal.
Situasi yang sempat memanas akhirnya dapat diredam, emosi warga dapat dikendalikan setelah kehadiran Camat Pangkalansusu T. Fahrizal Azmi dan Kasipem Zulkarnaen.
Pada hari ini (Kamis,red) Camat berjanji akan menghadirkan TPM dan Kades serta perwakilan warga di aula Kantor Kepala Desa Alur Cempedak guna menindaklanjuti pengutipan uang dengan jumlah bervariasi yang telah dilakukan pihak desa. Informasi diperoleh, jumlah warga yang telah menjadi korban pungutan liar (pungli) dengan alasan akan mendapatkan bedah rumah di 4 Dusun Desa Alur Cempedak berkisar 360 KK.
Bahkan menurut sumber pungutan dengan modus yang sama juga berlansung di beberapa desa antara nya Desa Sei. Siur, Tanjung Pasir , Sei. Meran, Pangkalansiata dan Pulau Sembilan, ribuan warga kini telah menjadi korban pungutan liar dengan modus akan mendapat bantuan bedah rumah, terang sumber yang tak ingin disebutkan jati dirinya. (tra)
Berbagi Bareng Indonesia hadir sebagai Wadah bagi Orang Baik Menyalurkan Kebaikannya Medansumut24.co Semangat kepedulian dan keinginan untu
News
MEDAN SUMUT24 Jajaran Polsek Medan Area mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Daerah Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPD ARUN) Provinsi
Hukum
sumut24.co TEBING TINGGI, Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Kota Tebing Tinggi resmi dikukuhkan untuk masa bakti 20262028 di Gedung Saw
News
Wali Kota menyambut audiensi dan silaturahmi BPD HIPMI Sumut, di ruang kerja wali kota
News
Wali Kota membuka Musyawarah Nasional XV UNIO Indonesia, yang digelar di CCPPU KAM
News
Pemko Pematangsiantar Perkuat Tata Kelola Penanggulangan Bencana
News
Wali Kota diwakili Sekda menyambut kehadiran rombongan Kanwil Ditjenpas Sumut
News
Berani Nyimpan Narkoba Dibekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
News
OTT ATR/BPN Makin Disorot, Azmi Hadly Desak KPK Bongkar Tuntas Jangan Ada yang Kebal Diperiksa
News
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Polresta Deli Serdang Perkuat Keimanan dan Keteladanan Personel
News