JAM PMII Kecam Manuver Nusron Wahid dan KH Zulfa: "Jangan Jadikan Sumut Arena Transaksi Politik!"
JAM PMII Kecam Manuver Nusron Wahid dan KH Zulfa "Jangan Jadikan Sumut Arena Transaksi Politik!"
kota
MEDAN | SUMUT24 Direktorat Tipidter Mabes Polri bekerja sama dengan Jakarta Animal Aid Network berhasil mengamankan 4 satwa dilindungi jenis orangutan di Jalan Sisimangajara Medan, tepat di depan Mesjid Raya, Selasa (26/7) .
Baca Juga:
Dari 4 satwa yang dilindungi pemerintah itu, 3 satwa diantaranya masih berusia setahun. Sedangkan 1 satwa lagi, berusia dua tahun.
“Selama ini satwa primata itu dijual melalui media-media sosial karena memang harga-harga dari primata ini sangat mahal. Bahkan cukup eksotis. Sebab, tidak ada di daerah-daerah lain (luar Indonesia) dan peminatnya juga banyak,” kata Ketua JAAN, Benfica kepada wartawan di Mapolda Sumut, Rabu (27/7) siang.
Menurut dia, hingga Juli 2016 ini, JAAN berhasil menyelamatkan 6 individu orangutan yang masih bayi. Sayang, dia tak ingat jumlah orangutan yang berhasil diselamatkan tahun 2015 lalu.
Terkait 4 individu orangutan itu, berasal dari Aceh yang mau masuk ke Medan. Benfica menduga, keempat orangutan itu mau dibawa ke Pulau Jawa untuk dijual.
“Sampai Jawa bisa ratusan juta kalau yang masih bayi. Habitatnya orangutan juga telah berangsur punah. Rencananya satwa langka ini mau dibawa ke Sumatera Orang Utan Conservaton Programe di Desa Mbelin, Desa Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang,” ujarnya.
Sementara, Subdit IV/Tipiter Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut yang menerima 4 satwa primata ini, akan melakukan investigasi bersama tim dari Mabes Polri.
Kasubdit IV/Tipiter, AKBP Robin Simatupang menyatakan, empat individu satwa primata itu disita dari penangkaran ilegal milik warga. Kata dia, seseorang yang diduga pemilik rumah diamankan.
“Satu orang pelaku diamankan dari lokasi, warga negara Indonesia berinisial Z,” kata salah seorang petugas Subdit Tipidter Mabes Polri yang enggan disebut namannya. Dia menyebut, pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan dari kasus penangkapan seorang pedagang orangutan di terminal kampung Rambutan, Minggu (25/7) lalu. “Dari pengembangan itu, kita berhasil menangkap satu orang di Medan, berinisial Z. pengakuaanya baru sekali ini melakukan aksi tersebut,” katanya seraya menyebut kasus itu masih akan dikembangkan pihaknya.
Langkah selanjutnya, kata dia, Polda Sumut akan melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), terkait 4 Orangutan tersebut. (W08)
JAM PMII Kecam Manuver Nusron Wahid dan KH Zulfa "Jangan Jadikan Sumut Arena Transaksi Politik!"
kota
Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa
kota
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Dewan Pengurus K
kota
sumut24.co MEDAN, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, bersa
kota
Medan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, SH., MH., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. Ha
News
Jakarta Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan pengujian materiil terhadap UndangUndang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pe
Hukum
DPRD Sumut Soroti Minimnya Transparansi Data Pengunjung PRSU, Rudi Alfahri Publikasi Bagus, Tapi Tak Sesuai Fakta di Lapangan
News
Kompak! Dua Kapolres Sambangi Kodim 0212/Tapsel, TNIPolri Perkuat Barisan Jaga Sinergitas dan Stabilitas Tabagsel
Hukum
HAN 2026 di Paluta Raih KLA Pratama, Pemkab Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak dan Generasi Emas
kota
Asumut24.co ASAHAN, Mega proyek pengendalian banjir Sungai Asahan senilai lebih Rp15 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja
News