PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI: PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
- PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI: PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
- KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
- Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
Paska tewasnya Diana alias Ana (48) janda anak 1 (satu) dengan kondisi kaki, tangan dan mulut terikat dengan kain didalam kamar rumah kontrakanya, Minggu (13/12/2020). Polsek Patumbak Polrestabes Medan telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi.
Pemeriksaan saksi tersebut dilakukan oleh pihak penyidik Polsek Patumbak Polrestabes Medan sejak, Senin (14/12/2020) terhadap seorang laki-laki berinisial HPS warga Jln. Kedondong Ujung 2, Desa Marendal, Kec. Patumbak.
Menurut informasi diterima wartawan, Rabu (16/12/2020), saksi berinisial HPS dijemput dan dibawa oleh petugas Polsek Patumbak dari rumahnya pada Senin (14/12/2020) pagi dini hari pukul 01.00 Wib.
Pihak Kepolisian Sektor Polsek Patumbak oleh wartawan yang mengkonfirmasi pemeriksaan saksi berinisial HPS dibenarkan Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza SIK MH. “Benar yang bersangkutan masih diintrigasi dimintai keterangan,” ujar Kompol Arifin.
Kapolsek Patumbak Kompol Arifin saat ditanya proses pemeriksaan HPS sebagai saksi dalam kasus tewasnya janda anak 1 tersebut yang sejak Senin (14/12/2020) kemarin berada di Polsek Patumbak dan istri serta keluarga saksi (HPS) khawatir dan bertanya-tanya dikarenakan kabar dari pihak Polsek Patumbak kepada keluarga saksi tidak ada kabar. Kompol Arifin menjelaskan.
“Sampaikan kepada keluarganya bang, bahwa HPS (saksi) membantu kita (pihak Polsek Patumbak) untuk dalami keterangan orang yang diduga sebagi pelaku,” terang Kapolsek dalam keterangan nya kepada wartawan melalui pesan WhatsApp.
Menyikapi proses pemeriksaan saksi dilakukan Polsek Patumbak terhadap HPS, Ketua Umum DPP LSM PAKAR, Atan Gantar Gultom meminta kepastian hukum terhadap HPS sebagai saksi.
“Pihak kepolisian (Polsek Patumbak) jangan menimbulkan pandangan negatif terhadap istri dan keluarga saksi. Kalau HPS hanya sebagai saksi diminta keteranganya untuk mendalami keterangan irang yang diduga sebagai pelaku mengapa saksi sejak Senin (14/12/2020) pagi pukul 01.00 Wib kemarin hingga sampai, Rabu (16/12/2020) malam ini masih berada di Polsek. Sementara istri dan keluarga saksi khawatir menunggu dirumah karena belum ada mendapat kabar,” ucap Atan gantar Gultom.
Masih diucapkan Atan Gantar Gultom, dalam proses mendalami keterangan dengan memeriksa saksi yang ditangani pihak Polsek Patumbak, Kapolsek Patumbak Kompol Arifin Fachreza harus mengedepankan azas praduga tak bersalah. Artinya, dengan pemeriksaan saksi yang sudah lebih dari 1×24 jam dilakukan, prosedur serta mekanisme hak dari seorang saksi jangan dihilangkan.
“Kita berharap Kapolsek Patumbak Kompol Arifin melihat aturan dan mekanisme hak dari seorang saksi walau pihak penyidik meminta untuk endalami keterangan urang yang diduga sebagai pelaku. Gunakan azas praduga tak bersalah sebagai dasar hak dari seorang saksi. Sehingga kedepan nantinya tidak menjadi cambuk bagi Polsek Patumbak khususnya Kapolsek dalam penanganan proses keterangan saksi,” ujar Atan Gantar Gultom.
Oleh karena itu, bila hingga sampai, Kamis (17/12/2020) saksi belum dipulangkan, LSM PAKAR dan beberapa Ormas lainya akan mendatangi Polsek Patumbak untuk meminta penjelasan hukum saksi.
“LSM PAKAR bersama Ormas lainya akan mendatangi Polsek Patumbak dan menemui Kapolsek untuk meminta kepastian dan kejelasan hukum prosedur penanganan pemeriksaan saksi seperti apa. Karena, saksi dari awal dibawa hingga sekaranag (Rabu (16/12/2020) telah melewati 1×24 jam bahkan sudah mau berjalan dua hari,” pungkas disampaikan Atan Gantar Gultom.
Guna penyegaran, Diana alias Ana (48) janda anak 1 diduga menjadi korban pembunuhan. Saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa lagi dengan kondisi, tangan, kaki dan mulut terikat kain berada dibawah tempat tidur dirumah kontrakan nya, Minggu (13/12/2020).(red)
PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
kota
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Real Madrid dipaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas tim papan bawah RCD Mallorca. Dalam lanjutan Liga Spanyol, Los Blancos menye
Sport
Medan Sumut24.coSuasana kekeluargaan yang penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bay
Politik
Medan,Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik
kota
Jakarta Sumut24.coIndonesia kembali berduka. Tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan tugas sebagai p
News
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
kota