Sabtu, 13 Juni 2026

Kapolda Sumut Imbau Masyarakat Untuk Menjaga Kondusifitas

Administrator - Senin, 14 Desember 2020 11:22 WIB
Kapolda Sumut Imbau Masyarakat Untuk Menjaga  Kondusifitas

MEDAN I SUMUT24.co Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap terjaga kondusif.

Baca Juga:

Demikian imbauan itu disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin M.Si melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, terkait penahanan Habib Rizieq Shihab (HRS) oleh Polda Metro Jaya, Senin (14/12/2020).

“Soal penanahan HRS percayakan kasus pemeriksaannya kepada Polda Metro Jaya. Kita yang di Sumatera Utara untuk tetap menahan diri dan jaga kondusifitas,” katanya.

“Jangan sampai situasi kamtibmas di Sumatera Utara yang selama ini sudah terjalin baik, aman dan nyaman rusak karena adanya kasus di Jakarta,” sambung Tatan.

Diketahui, sejumlah aksi protes terhadap kepolisian terjadi menyusul Habib Rizieq Shihab (HRS) ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya.

Di antaranya pelemparan bom molotov di Polda Sulawesi Selatan, dan massa pendukung Rizieq menyerbu Polres Ciamis pada Minggu (13/12/2020).

Atas adanya gerakan massa itu, Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto pun meminta kepada seluruh kapolda untuk mengantisipasi hal tersebut.

Apalagi, Kapolri Jenderal Idham Azis telah mengeluarkan telegram khusus untuk peningkatan keamanan.

“Sudah ada contoh beberapa kapolda dimutasi terjadi kerumunan yang mengabaikan protokol kesehatan, arahan Bapak Kapolri sudah jelas dan tentu saja para kapolda akan melaksanakan petunjuk dan arahan Bapak Kapolri,” katanya.

Jenderal bintang tiga itu menyoroti kerumunan yang terjadi di Polres Ciamis, hal tersebut dilakukan massa pendukung Rizieq yang meminta agar imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu dibebaskan.

“Menyampaikan pendapat dilakukan harus mematuhi protokol kesehatan mengingat pandemi Covid-19 di Indonesia sudah melampaui angka 6.000 yang terkonfirmasi positif per hari, yang meninggal sudah di atas 100 orang dalam beberapa hari berturut-turut,” lanjut mantan Kapolda Sumatera Utara itu.

Agus pun meminta para kapolda seluruh wilayah untuk lebih berani dalam mengambil tindakan, terlebih dalam kegiatan yang jelas-jelas melanggar hukum.

“Prinsipnya lebih bagus bertindak dan menuai risiko daripada tidak yang berdampak kepada kecemasan di masyarakat,” pungkasnya.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rentetan Kecelakaan di Proyek Jalan Nasional Aek Kanopan, JAM PMII Minta Satker dan PPK Dicopot
Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Kurir Sabu di Pantai Labu Gagal Kabur Usai Dikejar Petugas
Senator M. Nuh Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Daerah Terbatas Melalui Khitanan dan Pengobatan Gratis di Dairi
Syaikh DR Reza Abdul Jabbar Kunjungi Masjid Agung, Ini Pesannya
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat Desa Sidodadi
komentar
beritaTerbaru