Selasa, 19 Mei 2026

Debat Kandidat Putaran II Pilkada Medan: Ketua KPU Singgung Legitimasi, Bobby Pernah Lecutkan Istilah "Wali Kota Hantu"

Administrator - Sabtu, 21 November 2020 13:03 WIB
Debat Kandidat Putaran II Pilkada Medan: Ketua KPU Singgung Legitimasi, Bobby Pernah Lecutkan Istilah

MEDAN -Sumut24.co

Baca Juga:

Ketua KPU Kota Medan, Agussyah Damanik singgung pentingnya legitimasi publik di Pilkada Medan, dalam pidato pembuka debat II yang ditayangkan TVRI, Sabtu (21/11/2020) malam. Terkait ini, Calon Wali Kota Medan No Urut 2 sempat melecutkan istilah “wali kota hantu”.

“Mengapa kita terus-menerus turun ke tengah-tengah masyarakat, itu agar kita paham kebutuhan mereka, jika kelak diberi amanah memimpin. Sehingga, nantinya tidak menjadi wali kota hantu. Mengambang, di awang-awang. Ke atas tidak nyambung, ke bawah tidak di dengar,” ujar Bobby, saat beberapa waktu lalu menyahuti aspirasi warga Bumi Asri, Medan Helvetia.

Sebelumnya, warga mengeluhkan kepemimpinan terdahulu yang mereka nilai tidak mampu berkomunikasi dengan pemerintah pusat, bahkan provinsi maupun kabupaten/kota penyanggah. Sehingga, ibukota Provinsi Sumut ini tertinggal dari kota-kota di provinsi lain.

Bobby kemudian mengatakan legitimasi pemimpin produk pilkada langsung dapat diukur dari tingkat partisipasi pemilih. Fakta menunjukkan, Pilkada Medan 2015, yang menghasilkan H.T. Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution hanya diikuti sekitar 25,38% dari 1,99 juta pemilih yang terdaftar.

“Dalam kondisi begitu, legitimasi sangat rendah. Sulit kita mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Cakap kita tidak didengar. Jika komunikasi ke atasan tak jalan, maka jadilah wali kota hantu,” simpulnya, disambut riuh-rendah tawa warga.

Agussyah Damanik tidak segamblang itu menyampaikan bahwa Pilkada Medan 2015 menghasilkan produk yang tidak kuat legitimasi publiknya. Namun, dia berharap kontestan Pilkada 2020 ini mampu meningkatkan partisipasi pemilih dengan penjabaran program yang lugas dalam debat.

Diketahui, daftar pemilih tetap (DPT) di Pilkada Medan kali ini adalah 1,6 juta. Pandemi Covid-19 membuat banyak pihak ragu partisipasi masyarakat bisa ditingkatkan signifikan. Namun, Pasangan Calon Nomor Urut 2, Bobby Nasution-H. Aulia Rachman optimistis upaya mereka menyerap aspirasi warga hingga ke gang-gang kecil di Medan akan berbuah positif. Masyarakat akan menggunakan hak pilihnya 9 Desember mendatang. (Red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dorongan Pemekaran Sumut Menguat, Wacana Provinsi Sumatera Tenggara Kembali Muncul
Ironis..Bayar Rp 2.2 juta setiap bulan korban Napza Yang di Rehabilitasi Yayasan Rindung Mengalami Kekerasan dan Tidak manusiawi
Aliansi ASRI Tuntut Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Asahan Senilai Rp52,5 M
Tim MIT Jatanras Polda Sumut Bekuk 2 Residivis Curanmor Sudah 20 Kali Beraksi
Polsek Medan Area Tangkap Pelaku Pembongkaran Rumah saat Bersembunyi di Jermal
Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Setinggi 2 Meter Disita
komentar
beritaTerbaru