Dorongan Pemekaran Sumut Menguat, Wacana Provinsi Sumatera Tenggara Kembali Muncul
Dorongan Pemekaran Sumut Menguat, Wacana Provinsi Sumatera Tenggara Kembali Muncul
kota
Medan I Sumut24.co Munculnya sosok Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Kepolisian (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto sebagai kandidat Kapolri menuai dukungan sejumlah pihak.
Baca Juga:
- Dorongan Pemekaran Sumut Menguat, Wacana Provinsi Sumatera Tenggara Kembali Muncul
- Ironis..Bayar Rp 2.2 juta setiap bulan korban Napza Yang di Rehabilitasi Yayasan Rindung Mengalami Kekerasan dan Tidak manusiawi
- Aliansi ASRI Tuntut Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Asahan Senilai Rp52,5 M
Secara khusus bagi sejumlah elemen dan tokoh masyarakat Kota Medan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tentunya, merasakan gebrakan Komjen Pol Agus Andrianto dimasa kepemimpinannya saat menjadi Kapolda Sumut.
Ketua Umum DPP Aliansi Jurnalis Hukum (Ketum), Dofuzogamon Gaho ,Senin ( 16/11/2020) mengatakan bahwa Komjen Pol Agus Andrianto ibarat sosok mantan Kapolri Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo dan Sutanto.
“Visioner, disiplin, jujur, pemberani dan konsisten terhadap komitmen.”ujar Dofu.
Dicontohkan Dofu beberapa gebrakan Pria kelahiran Blora, Jawa Tengah, 16 Februari 1967Â ini, latar belakang calon Kapolri yang diharapkan itu bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN ).
Selain syarat utama calon Kapolri harus berpangkat bintang tiga, leadership sang calon harus mampu mempertahankan soliditas internal kepolisian dan meningkatkan kepercayaan publik kinerja Polri yang Promoter.Â
“Kondusifitas Sumut terjamin dimasa kepemimpinan beliau. Premanisme dan perjuadian nyata di basmi.Bandit jalanan dibersihkan dan dibuat kocar kacir”jelas Dofu.
Disisi lain, sosok calon Kapolri Komjen Pol Agus Andrianto Akpol 1989 yang memiliki segudang pengalaman di bidang reserse ini dikenal Low Profile, merakyat,ringan tangan dan santun kepada orang tua.
Apalagi, jiwa sosialnya sangat jadi tauladan bagi masyarakat. Slogan Melindungi, Mengayomi, dan Melayani Masyarakat, memang begitu dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
“Tidak ada tempat bagi premanisme di Sumut.Harapannya jika Komjen Pol Agus jadi Kapolri, kenyamanan yang dirasakan masyarakat Sumut bisa dirasakan rakyat seluruh indonesia.”pungkasnya.
Senada dengan pernyataan tersebut, salah seorang tokoh minang di Sumut M. Arif Tanjung menceritakan, salah satu problem yang sangat sulit di basmi di Kota Medan, bisa diselesaikan Komjen Pol Agus Andrianto.
” Medan yang dulu sembraut akibat banyaknya pohon besi (reklame/billboard,red) yang menjamur di Kota Medan berhasil di tertibkan”ujar Arif.
Artinya, Lanjut Arif memaparkan bahwa, hasil dari tertibnya reklame liar dan tak berizin, kini pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan meningkat. Tatanan kota menjadi cantik dan indah.
“Kita sangat bersyukur dan berdoa agar Presiden RI dan Komisi III DPR RI kiranya mengamanahkan tongkat estafet tersebut kepada Komjen Pol Agus Andrianto usai Pak Jenderal Polisi Idham Azis”harapnya.
Diberitakan sebelumnya, bursa calon Kapolri kembali mencuat ke publik jelang Kapolri Jenderal Idham Azis pensiun pada awal 2021 mendatang. Nama-nama Jenderal polisi potensial kembali didengungkan ke publik lewat serangkaian prediksi dan pengamatan.
Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H. M.H yang saat ini menjabat sebagai Kabaharkam Polri masuk dalam 8 kandidat Kapolri pengganti Jendral Idham Azis yang sebelumnya Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H. M.H menjabat sebagai Kapolda Sumut (2018-2019). Jumat (11/9/2020).
Kedelapan nama ini mulai dari lulusan Akademi Kepolisian tahun 1988 A hingga lulusan tahun 1991. Dalam hal ini, Jendral Idham Azis akan memasuki masa pensiun sekitar 6 bulan lagi.
Ketua Presidium IPW Neta S Pane menyampaikan, delapan nama itu mulai banyak menjadi perbincangan terutama di internal kepolisian sendiri. Seperti halnya, Kabaintelkam Komjen Rycko Amelza Dahniel yang baru saja ditunjuk oleh Kapolri untuk mengisi jabatan kepala bidang intel di Korps Bhayangkara bulan Mei lalu untuk menggantikan Komjen Agung Budi Maryoto.(red)
Dorongan Pemekaran Sumut Menguat, Wacana Provinsi Sumatera Tenggara Kembali Muncul
kota
Ironis..Bayar Rp 2.2 juta setiap bulan korban Napza Yang di Rehabilitasi Yayasan RindungMengalami Kekerasan dan Tidak manusiawi
kota
sumut24.co ASAHAN , Ratusan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Suara Reformasi Indonesia (ASRI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor
News
Tim MIT Jatanras Polda Sumut Bekuk 2 Residivis Curanmor Sudah 20 Kali Beraksi
kota
Polsek Medan Area Tangkap Pelaku Pembongkaran Rumah saat Bersembunyi di Jermal
kota
Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Setinggi 2 Meter Disita
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi semangat Panitia Khusus (Pansus) Penertiban Aset Daerah yang dibent
kota
sumut24.co DeliserdangPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Apel Kendaraan Dinas Operasional Tahun 2026 atas inst
kota
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendorong percepatan layanan kesehatan unggulan bagi ma
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk menempatkan aspirasi masyarakat sebagai kompas utama
kota