LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
MEDAN|SUMUT24
Baca Juga:
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
- Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
- PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) setelah menetapkan lima tersangka, kini pihak Kejaksaan akan segera memanggil kelima para tersangka untuk diperiksa sebagai tersangka atas kasus perkara dugaan korupsi pengadaan sewa 294 mobil dinas dan operasional pada Bank Sumut tahun 2013, dengan anggaran Rp 18 Milyar.
Seperti disampaikan Kasi Penkum Kejatisu, Bobby Sandri saat dikonfirmasi wartawan Selasa (14/6), menyebutkan setelah penetapan kelima tersangka, maka selanjutnya pihak Kejaksaan akan segera memanggil kelimanya untuk dimintai keterangan.
Senada dengan Bobbi Sandri, Kepala Penyidikan (Kasidik) Kejatisu, Novan Hadian mengatakan setelah ditetapkan tersangka terhadap kelima petinggi Bank Sumut, pihaknya sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima tersangka pada pekan ini. “Sudah kita layangkan pemanggilan untuk hari Kamis (16/6) besok. Pemanggilan untuk seluruh tersangka,” jelasnya.
Adapun lima tersangka yang ditetapkan dalam perkara dugaan korupsi pengadaan sewa 294 mobil dinas dan operasional pada PT Bank Sumut tahun 2013, yang merugikan negara Rp 4,9 Milyar, diantaranya empat pejabat dari PT Bank Sumut, yakni Mantan Direktur Operasional PT Bank Sumut, Drs M Yahya, Pemimpin Divisi Umum Bank Sumut, Irwan Pulungan, Asisten III Divisi Umum PT Bank Sumut, Pls Pejabat Pembuat Komitmen Bank Sumut, Zulkarnain, dan seorang rekanan atau penyedia jasa Direktur CV Surya Pratama, H Haltafif MBA.
Diketahui, Penyidik sudah memeriksa Zulkarnaen selaku Penjabat Pembuat Komitmen (PKK) di Bank Sumut seperti M Yahya mantan Direktur Operasional Bank Sumut yang kini menjabat sebagai Pimpinan Cabang (Pimcan) Bank Sumut; Lubukpakam, Edie Rizliyanto selaku Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut; dan Ester Ginting Direktur Pemasaran Bank Sumut.
Dalam kasus ini, pengadaan 294 unit kendaraan operasional dinas di Bank Sumut diduga dikorupsi sehingga merugikan negara berkisar Rp3 miliar. Terdapat enam jenis mobil mewah dalam pengadaan kendaraan dinas itu, yakni Camry, Pajero Sport, Innova, Toyota Rush, Avanza dan Xinea. (W05)
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota