Selasa, 25 Agustus 2026

BKKBN Sumut Terus Kampanyekan Tunda Kehamilan, Alihkan Program MOW ke MOP

Administrator - Selasa, 13 Oktober 2020 11:01 WIB
BKKBN Sumut Terus Kampanyekan Tunda Kehamilan, Alihkan Program MOW ke MOP

Medan I SUMUT24.CO Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung ini, sangat mengganjal terhadap program Keluarga Berencana (KB) khususnya soal Tubektomi atau Metode Operasi Wanita (MOW). Meski demikian, BKKBN Provinsi Sumatera Utara terus gencar mengkampanyekan kepada masyarakat Sumut untuk menunda kehamilan apalagi di masa Pandemi Covid-19 ini.

Baca Juga:

“Alhasil, dari target MOW sebanyak 1.507 akseptor, akhirnya dialihkan ke Implan atau Metode Operasi Pria (MOP). Praktis kini hanya 200-an MOW yang disiapkan BKKBN Perwakilan Sumut,” ujar Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, Drs Temazaro Zega saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, Selasa (13/10/2020).

Lebih lanjut dikatakan Temazaro Zega, saat ini BKKBN Sumut lebih mengedepankan program MOP dibanding MOW. Meski demkian, tetap dengan mengedepankan Prokes. “Jadi di masa Pandemi Covid-19 kami ingin menyampaikan permintaan MOW cukup tinggi dari masyarakat. Namun, kami mohon maaf semuanya terganjal pandemi, di mana tenaga kesehatan enggan melaksanakan program MOW itu. Sehingga kami lebur jumlah MOW tadi ke MOP,” terang Temazaro Zega.

Begitupun, pihaknya terus melakukan kampanye untuk menunda kehamilan dan pelayanan di masa Pandemi Covid-19. “Jadi bagi calon akseptor yang hendak ber-KB juga sekarang ini harus dengan janji terlebih dahulu dengan kader atau penyuluh,” jelasnya.

Ia menyebut, kondisi yang terjadi hari ini adalah sulitnya akseptor maupun calon akseptor untuk mendapatkan sejumlah alat kontrasepsi pendukung KB. Di samping permintaan masyarakat yang harus dipenuhi, untuk itu kader dan penyuluh membentuk grup media sosial, baik melalui zoom meeting, webinar, virtual, WA dan menggunakan medsos lainnya. Sehingga setiap informasi pelayanan dari BKKBN bisa diakomodir.

“Banyak aplikasi yang dikembangkan untuk pelayanan KB. Kampanye utama tetap tunda kehamilan, namun untuk MOW masih ditunda meskipun tinggal 200 saja MOW yang tersisa,” sebut Temazaro Zega. (R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ketua TP Posyandu Asahan Tinjau Posyandu Manggis, Integrasikan Tracing TBC dan CKG demi Kesehatan Masyarakat
Peredaran Narkotika Sekala Besar Terungkap, Polres Labuhanbatu Amankan Pria Berusia 62 Tahun
Pangdam I/BB Resmikan Jembatan Perintis Tumpatan Nibung Deli Serdang, Buka Akses Warga
Dari Pekerja Untuk Sesama, HUT ke-27 Serikat Pekerja PLN Diisi Aksi Donor Darah
Kapolda Sumut Cek Kesiapsiagaan Personel, Kendaraan dan Peralatan Penanganan Karhutla
Aksi Berbagi LPM Sei Agul Bagikan 50 Tas dan Perlengkapan Sekolah, Didorong Jadi Role Model se-Kecamatan Medan Barat
komentar
beritaTerbaru