Batubara I Sumut24.co
Kadisdik Batubara Ilyas Sitorus yang juga sebagai salah satu pembicara pada Webinar tersebut menyampaikan terkait Pembejaran dimasa Pandemik Covid-19. Menurut Ilyas bahwa Semasa pandemik Covid-19 ini, suka tidak suka, mau tidak mau PJJ/BDR apakah during, luring maupun kombinasi dari keduanya merupakan solusi dalam membantu anak-anak kita dalam belajar.
Baca Juga:
Hal tersebut disampaikannya pada saat membuka Rakor Singkronisasi Program Sekolah Dasar Pusat dan Daerah melalui Virtual dari Kemendikbud RI -Jakarta, Senin (12/10/20).
Oleh karenanya butuh kesabaran, butuh kemauan yang kuat bagi kita semua termasuk orangtua dalam mendampingi anaknya dalam belajar di rumah. Kita tidak berharap sianak di bentak walaupun hanya dalam waktu 1 menit, lalu di sakiti dengan dengan pukulan hanya dalam 1 detik kemudian kita bisa menyesal selama lebih 10 jam dan parahnya lagi butuh waktu panjang dan bahkan seumur hidup untuk menyembuhkannya ingatan si anak atas sikap kita., papar ilyas mengawalinpaparannya.
Menurut ilyas Kabupaten Batubara memastikan peserta didik semasa pandemik tetap mendapatkan pendidikan dan pengajaran baik melalui PJJ/BDR maupun tatap muka.
PJJ adalah pendidikan formal berbasis lembaga yang peaerta didik dan instruktur/guru bsrada di lokasi yang bwrbeda atau terpisah. Dengan demikian memerlukan sistem telekomunikasi interaktif untuk menghubungkan keduanya dan berbagai sumber daya yang diperlukan di dalamnya. Sedangkan pembelajaran PJJ merupakan sistem pendidikan yang paling sesuai dimasa Pandemik Covid-19 ini, sebab mengacu pada protokol kesehatan yaitu adanya pembatasan fisik guna untuk mencegah penularan Covid-19 melalui PJJ/BDR proses belajar mengajar tetap berlangsung dan hak anak mendapatkan pendidikan tetap terpenuhi, papar Mahasiawa Pasca Sarjana Program Doktor Universitas Negeri Medan ini.
Oleh karenanya lanjut Kadisdik Batubara Peran Sekolah/Ka. UPTD, guru, siswa dan orangtua serta masyarakat sangat diperlukan dalam menyukseskan PJJ/BDR ini. Batubara telah menyiapkan buku panduan/pedoman bagi semua, khusus orangtua perannya sangat penting dalam PJJ/BDR ini. Orangtua adalah pendidik yang utama dan pertama. Dikatakan yang utama karena orangtua yang memberikan pendidikan untuk anaknya yang peratama kali dan disebut yang utama karena orangtua yang memiliki tanggung jawab, kewajiban dan otoritas untuk menjadikan anaknya sesuai cita-citanya, cita-cita keluarga, sebut Mantan Karo Humas Protokol Pemprovsu.
Ilyas juga mengajak semua peserta Webinar untuk mengambil Hikmah Positif dari si Covid ini, sejak 1922 Ki Hajar Dewantoro mendirikan Taman Siswa mengatakan “Jadikan tempat menjadi sekolah dan semua orang menjadi guru”. Setelah si Covid datang baru terjadi, selama ini kemana kita ? Termasuk kemandirian belajar, pemanfaatan IT, ICT, Pembelajaran Daring, pendidikan luar sekolah, pendidikan non formal dan informal dan lainnya yang sudah di atur dalam UU Nomor 2 tahun 1989 serta UU Sisdikdas Nomor 20 Tahun 2003, kan baru terjadi setelah di Covid datang, selama ini kemana kita ? Lanjut ilyas sebelum mengakhiri paparannya mengatakan Guru-guru di Batu Bara saat ini mengikuti Webinar melalui live youtube direktoratsd.com dengan memanfaatkan alat bantu projector di setiap sekolah. Saya pastikan mereka itu kepala sekolah, guru dan operatornya karena mengirimkan photo-photonya dari tiap sekolah ke saya dan itu saya yang minta. Sebut Mantan Pejabat di berbagai Dinas dan Biro di Lingkungan Pemprovsu
Turut hadir dalam Webinar tersebut Dirjen Paud, Dikdas dan Dikmen, Jumeri, Direktur Sekolah Dasar Sry Wahyuningsih, Jabatan Fungsional Madya, Muda di lingkungan Direktorat Sekolah Dasar, DPRD Komisi Bidang Pendidikan, Ka. Bapeda, Ka. BPKAD, Ka. LPMP, Ka. Kemenag, Ka. Dinas Pendidikan Se Indonesia serta Ka. UPTD SD dan guru-guru perwakilan se Indonesia yang mengikuti Melalui Live Youtube direktoratsd.com
Serta Para Narasumber antaralain Direktur Sekolah Dasar, Dra. Sry Wahyuningsih, M. Pd., Kadisdik Kabuoaten Banyuwangi Jawa Timur Suratno, S.Pd., M.M., dan Kadisdik Kabupaten Batu Bara, Ilyas Sitorus, S. E., M. Pd.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News