Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 0212-09/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
MEDAN I SUMUT24.co Pasangan Balon pilkada sergap yang juga petahana Sokirman-Ryan Novandi ditolak pendaftarannya oleh KPU sergai. Harusnya PAN segera memberikan klarifikasi kemana sebenarnya dukungannya, Tegas Pemerhati Sosial dan Politik Shohibul Anshor Siregar kepada Wartawan, Sabtu (5/9). Menurutnya, Keputusan pemberian dukungan partai kepada satu pasangan calon (paslon) selain butuh proses panjang juga meniscayakan persyaratan-persyaratan tertutup yang jika rakyat banyak tahu sebetulnya sangat memuakkan. Umumnya dirahasiakan adanya transaksi. Rakyat mungkin ada yang percaya bahwa jika syarat beroleh dukungan adalah transaksi, maka itu tak mungkin lolos dari KPK yang mampu mengendus transasksi seperti itu apalagi lembaga anti rasuah superbody itu diberi kewenangan oleh UU untuk melakukan penyadapan. Jadi masih ada orang yang percaya bahwa transaksi itu tidak ada.
Baca Juga:
Lebihlanjut Direktur BAsis itu, Namun melihat fakta perbincangan umum yang meluas secara nasional, rasanya tudingan transaksi itu adalah sesuatu yang berlangsung layaknya korupsi yang sifatnya tertutup, rahasia dan sangat berbahaya.
Jika Soekirman dan Tengku Ryan akhirnya ditolak oleh KPU Serdangbedagai saat akan mendaftar karena dukungan PAN sudah berada pada pasangan lain yang mendaftar terlebih dahulu, maka sumber otoritatif yang bisa menyelesaikan kasus sengketa pillada ini adalah DPP PAN. Hanya DPP PAN yang dapat memberi klarifikasi dukungan yang sah dan benar, apakah Soekirman-Ryan atau Pasangan rival yang sudah mendaftar terlebih dahulu.
Ditambahkan Dosen Fisipol UMSU Itu, Mungkin orang tidak banyak tahu bahwa setelah dukungan PAN yang membawa Soekirman ke jabatan Bupati, petahana ini pernah menjabat sebagai Ketua DPD PAN Serdangbedagai dan jasanya pada pemilu 2014 cukup besar dalam memperbesar jumlah kursi yang jika saya tidak salah merupakan jumlah terbesar kursi di DPRD Serdangbedagai sepanjang sejarah keikutsertaan PAN dalam pemilu di daerah itu.
Memang tidak selalu konsisten kader didukung oleh partai sebagaimana HT Erry Nuradi (NasDem) yang malah gagal mencalonkan diri, sama sengan Rudolf Pardede (PDIP).
Kini Aripay Tambunan yang maju di Labura juga tak didukung partainya, padahal ia adalah kader yang sudah pernah beroleh kedudukan strategis di partai dan juga menjadi legislator kota Medan dan Sumut.
Saya tidak tahu apakah ada scenario lain di balik peristiwa ini. Sebaiknya ditunggu kasus ini masuk ke peradilan sengketa pilkada.
Tetapi kesan bahwa Wiwik sebagai figur kuat dengan potensi elektabilitas yang tinggi dibuktikan dengan keberaniannya maju dengan pasangan lain padahal dalam sejarah Serdangbedagai Soekirman itu 2 periode menjadi Wakil sebelum menjadi Bupati.(w03)
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Paluta Raih Predikat &ldquoInovatif&rdquo, 11 OPD/UPTD Diguyur Penghargaan
kota
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
kota
Bupati Saipullah Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Jadikan PBAK sebagai Awal Perjalanan Kemandirian
kota
Menuju Tapsel Bangkit, Bupati Gus Irawan Tekankan Persatuan dan Kolaborasi di RPP Pemuda Pancasila Zona III
kota
Hotspot Terdeteksi Aplikasi Lancang Kuning, Polsek SD Hole Langsung Cek Lokasi di Aek Bilah
kota
Tangkap AAP di Hotel Istana I, Polres Padangsidimpuan Temukan Belasan Paket Sabu di Rumahnya
kota
Warga Geger! Diduga Ikan Mati Massal di Batang Ayumi Akibat Limbah TPA Batu Bola, Lubuk Larangan Terancam Rusak
kota
Paman dan Ponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu
News
Gubsu Bobby Bahas Persiapan IMTGT ke32 Bersama Menko Perekonomian
kota